Showing posts with label Liga Italia. Show all posts
Showing posts with label Liga Italia. Show all posts

Thursday, July 28, 2011

Jadwal Lengkap Serie A Liga Italia Musim 2011/2012

Berita Bola - Jadwal Lengkap Serie A Liga Italia Musim 2011/2012. Jadwal Serie A resmi dirilis oleh Lega Serie A pada Kamis (28/7) pagi WIB. Melihat hasil drawing, derby della Madonnina bisa menjadi penentu scudetto 2011/2012. 

Duel pertama antara Inter dan Milan tersebut jatuh pada 15 Januari 2012 di giornata 18, Il Diavolo menjadikan San Siro sebagai kandang terlebih dahulu.
Karena jadwal Serie A simetris antara putaran pertama dan kedua, maka derby Milano kedua jatuh pada 6 Mei di pekan ke-37 alias satu pekan sebelum pekan pamungkas.

Peluang derby Inter dan Milan ini menjadi penentu gelar jelas sangat besar mengingat persaingan Serie A dalam beberapa tahun belakangan semakin ketat. 

Start kedua tim agen judi tidak bisa dibilang enteng. Di pekan kedua, Milan harus menjamu Lazio, sementara Inter ke Renzo Barbera guna menghadapi Palermo.

Jadwal di pekan ketiga lebih mematikan karena Inter menjamu Roma dan Milan ke San Paolo guna bertemu dengan tuan rumah Napoli.

Tak hanya itu, jadwal ini juga terasa memberatkan agen judi karena empat hari sebelumnya, ketiga tim tersebut berlaga di matchday pertama Liga Champion.

Hal yang menarik adalah aksi protes Aurelio de Laurentiis. Dia meninggalkan acara drawing jadwal Serie A usai melihat rentetan start berat timnya, Napoli. De Laurentiis kesal karena Napoli harus bertemu dengan tim berat lainnya usai laga di Liga Champion.

Berikut jadwal Giornata I Serie A Liga Italia (27-28 Agustus 2011):
  • Atalanta vs Cesena
  • Bologna vs AS Roma
  • Cagliari vs AC Milan
  • Inter Milan vs Lecce
  • Lazio vs Chievo
  • Napoli vs Genoa
  • Novara vs Palermo
  • Parma vs Catania
  • Siena vs Fiorentina
  • Udinese vs Juventus
Berikut partai bigmatch Serie A Liga Italia 2011/2012:
  • Giornata 2 (11 September 2011) dan 21 (1 Februari 2012): AC Milan vs Lazio
  • Giornata 2 (18 September 2011) dan 21 (5 Februari 2012): Inter Milan vs AS Roma dan Napoli vs AC Milan
  • Giornata 6 (2 Oktober 2011) dan 25 (26 Februari 2012): Fiorentina vs Lazio, Inter Milan vs Lazio dan Juventus vs AC Milan
  • Giornata 7 (16 Oktober 2011) dan 26 (4 Maret 2011): Lazio vs AS Roma
  • Giornata 10 (30 Oktober 2011) dan 29 (25 Maret 2012): Inter Milan vs Juventus dan AS Roma vs AC Milan
  • Giornata 11 (6 November 2011) dan 30 (1 April 2012): Napoli vs Juventus
  • Giornata 15 (11 Desember 2011) dan 34 (22 April 2012: AS Roma vs Juventus
  • Giornata 16 (18 Desember 2011) dan 35 (29 April 2012): Napoli vs AS Roma
  • Giornata 18 (15 Januari 2011) dan 37 (6 Mei 2012): AC Milan vs Inter Milan
  • Giornata 19 (22 Januari 2011) dan 38 (13 Mei 2012):  Inter Milan vs Lazio
Laga perdana Serie A Liga Italia musim 2011/2012 akan dimulai pada tanggal  27 Agustus 2011 dan laga pamungkas jatuh pada tanggal 13 Mei 2012. Sementara agen judi itu, libur musim dingin (winter break) berlangsung mulai 19 Desember 2011 hingga 7 Januari 2012.



Friday, July 22, 2011

Stasiun TV Lokal Yang Menyiarkan Pertandingan Serie A Liga Italia Musim 2011/2012

Berita Bola: Stasiun TV Lokal Yang Menyiarkan Pertandingan Serie A Liga Italia Musim 2011/2012. Musim lalu kekecewaan pecinta Serie-A di Indonesia terobati setelah Indosiar menyiarkan secara langsung. Meski baru dilakukan mulai paruh kedua, tetap saja itu ibarat embun penyejuk setelah Serie A sempat menghilang di televisi terrestrial cukup lama.

Untuk musim 2011/2012, harapan para pecinta Serie A untuk bisa menonton secara gratis masih membuncah. Mereka tentu harus berharap Indosiar tetap menyiarkan Serie A. Sayang, sampai saat ini pihak Indosiar belum Agen Taruhan Bola bisa memberikan kepastian.

Menurut Frisca Artinus, Producer non Drama Indosiar, semuanya masih dalam tahap menunggu. Hal itu dikarenakan sejak 1 Juli manajemen Indosiar berubah dan dikelola langsung oleh SCTV yang mengakuisisi seham mayoritas sejak 13 Mei 2011 melalui perusahaan pemiliknya, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk.

Oleh karenanya, untuk saat ini belum ada sinyal dari manajemen baru bakal mengambil lagi siaran Serie A atau tidak. Frisca berujar, kelanjutan beberapa program olahraga juga masih dalam tahap meraba. Artinya belum ada sikap yang jelas.

"Untuk saat ini masih
Agen Casino Online banyak kemungkinan karena keberadaan manajemen baru. Artinya, Indosiar belum tentu mengambil dan belum tentu juga untuk tidak mengambil hak siar Serie A 2011/2012. Banyak variabel untuk menentukannya. Kami harus menghitung ulang program yang sifatnya beli. Intinya semua masih menunggu," papar Frisca.

Sebenarnya, Indosiar mendapatkan tawaran baik dari Eropa untuk membeli hak siar Serie A di Indonesia. Selain itu, mereka juga mengaku masih berminat untuk menayangkannya. Namun, tetap bisa memastikan.

"Sebatas niat masih ada. Tapi, itu harus diikuti langkah nyata dan implementasinya. Untuk saat ini belum ada sinyal," imbuh Frisca.

Akan tetapi, andai terjadi kesepakatan dengan sponsor yang mau menjadi pendukung utama, lain cerita. Kemungkinan besar Indosiar akan berani untuk menayangkan siaran langsung Serie A 2011/2012 di Indonesia.

Menurut admin BolaGoalNet, peluang
Agen Taruhan Online Indosiar untuk menayangkan siaran langsung Serie A musim 2011/2012 adalah 30%. Semoga saja pecinta Serie A masih bisa melihat pertandingan Liga Italia musim 2011/2012 secara gratis. 



 

Saturday, June 25, 2011

Berita Bola: Inilah Staf Kepelatihan Juventus Yang di Kepalai Antonio Conte

Berita Bola: Inilah Staf Kepelatihan Juventus Yang di Kepalai Antonio Conte. Ketika pelatih baru datang ke sebuah klub, biasanya dia membawa tim kepelatihannya sendiri. Demikian juga Antonio Conte yang menggantikan Luigi Del Neri di Juventus. Staf kepelatihan era Del Neri macam Roberto De Bellis, Luca Alimonta, Maurizio D.Angelo, Francesco Conti dan Claudio Filippi terancam didepak.

Terbukti, pada awal Juni ini semua staf Del Neri, kecuali Filippi, harus angkat kaki dari Vinovo, tempat latihan Juventus. Filippi tetap dipertahankan sebagai pelatih kiper, sementara empat pelatih lainnya harus pergi. Conte menggantinya dengan Angelo Alessio, Cristian Stellini dan Paolo Bartelli.

Jika membandingkan background dan jam terbang barisan staf kepelatihan Conte dengan Del Neri, ada perbedaan mencolok. Pada era Del Neri, empat dari lima asistennya tergolong orang-orang lama yang sudah matang di posisinya.

Staf kepelatihan era Conte sebaliknya. Alessio dan Stellini masih hijau. Pengalaman keduanya sebagai asisten pelatih masih minim, kurang dari tiga musim. Selain itu mereka juga hanya bergelut di Serie-B.

Meski begitu, kecilnya pengalaman dua sisten tersebut tak lantas membuat tim Conte lemah. Sebaliknya, justru bisa menjadi kekuatan. Dua orang tersebut sangat dekat dengan Conte. Alessio dan Stellini sangat memahami kemauan Conte sehingga bisa menciptakan sebuah tim pelatih yang padu.

Alessio punya nilai lebih. Mantan asisten pelatih Siena ini merupakan salah satu legenda Juventus. Pada 1987 hingga 1992 dia berpah berkostum I Bianconeri. Oleh karenanya, bisa dipastikan Alessio sangat memahami filosifi Lo Spirito Juve.




Berikut rekam jejak Asisten Pelatih Juventus:

A. Angelo Alessio (Asisten Pelatih)
  • Umur: 46
  • Karir Kepelatihan: Asisten pelatih Siena 2010-2011
  • Keterangan: Pengalaman sebagai asisten pelatih masih minim. Namun dia sangat memahami karakter Juventus. Alessio pernah menjadi pemain Juventus pada 1987 hingga 1992. Bahkan pernah bermain dengan Conte saat masih menjadi pemain.
B. Cristian Stellini (Asisten Pelatih)
  • Umur: 37
  • Karir Kepelatihan: Asisten pelatih Siena 2010-2011
  • Katerangan: Sempat dilatih Conte sebelum pensiun. Tepatnya ketika masih berkostum Bari. Dari sanalah kedekatan dan kecocokan dengan Conte terjadi. Saat memutuskan pensiun, Stellini bergabung dengan Conte di Siena sebagai asisten pelatih.
C. Paolo Bertelli (Pelatih Fisik)
  • Umur: 51
  • Karir Kepalatihan: (Parma 1998-2000), Chievo (2000-2004), AS Roma (2005-2011), Juventus (2011-...)
  • Keterangan: Seorang profesor di bidang olahraga. Menjadi pelatih fisik sejak 1987. Ketika di Fiorentina, menjadi pelatih fisik di tim senior dan junior. Karirnya banyak dihabiskan di Serie A. Pada 2008 dianugerahi gelar Pelatih Fisik Terbaik Serie A.
D. Claudio Filippi (Pelatih Kiper)
  • Umur: 46
  • Karir Kepelatihan: Chievo (2008-2010), Juventus (2010-...)
  • Keterangan: Menjadi pelatih kiper Juventus sejak musim lalu. Diakui sebagai salah satu sosok pelatih kiper terbaik di Eropa. Filippi memperkenalkan metode pelatihan yang baru di Juventus. Sebut saja penggunaan mesin yang menembakkan bola dengan kecepatan tinggi.
Melihat kualitas staf kepelatihannya, Conte mengaku puas. Dia yakin timnya bisa kompak dan memberikan prestasi buat I Bianconeri. "Klub telah bekerja dengan baik. Saya yakin, petinggi-petinggi klub telah bekerja keras dan sangat profesional," kata Conte.


Thursday, June 9, 2011

Berita Bola: Pelatih Terbaik Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Italia, dan Liga Champion Musim 2010/2011

Berita Bola: Pelatih Terbaik Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Italia, dan Liga Champion Musim 2010/2011. Memiliki jiwa pemenang. Inilah salah satu kriteria pelatih juara, sosok yang bisa menyatukan seluruh anggota tim berjalan dalam tujuan yang sama. Pelatih yang baik selalu melindungi anak buahnya dari hantaman media masa dan kritikan publik. Pelatih yang baik paham bagaimana menjaga hubungan dengan anak buahnya yang beragam level.

Beban untuk memberikan pemilik klub dan pendukung, gelar juara adalah tugas pelatih. Jadi, ketika memilih pelatih terbaik di empat kompetisi terbaik Eropa, tentulah sebuah trofi menjadi pertimbangan khusus.




 


A. Pelatih Terbaik Liga Inggris 2010/2011: Sir Alex Ferguson

The Guardian menjuluki Fergie sebagai Glaswegian tinkerman di 2010/2011 bukan tanpa alasan. Dibanding kedalaman skuad yang dimiliki Manchester City atau Chelsea, kualitas skuad Manchester United musim ini terbilang relatif dangkal.

Namun, kelayakan Sir Alex Ferguson dinobatkan sebagai pelatih terbaik Liga Inggris 2010/2011 tak mungkin digugat lagi dengan raihan gelar juara. Semua bertambah manis karena itu adalah mahkota ke-19 MU yang menorehkan Fergie's Babes sebagai pemegang titel juara divisi utama Inggris terbanyak saat ini.

Para pundit pun sempat berseloroh, andai MU tidak ditangani oleh Sir Alex, mungkin keluarga Glazer kini sudah melakukan bongkar pasang pelatih di Old Trafford.

B. Pelatih Terbaik Liga Italia 2010/2011: Massimilliano Allegri

Rasanya tidak banyak perdebatan untuk menentukan siapa pelatih terbaik di Liga Italia 2010/2011. Ya, sosok itu adalah Massimilliano Allegri. 

Allegri layak mendapat penghargaan karena berhasil menghentikan dominasi Inter Milan di Serie A dan yang terpenting baginya adalah membuktikan pada mereka yang meragukan kemampuannya. Di awal musim, pria berusia 43 tahun ini disebut tak akan sanggup berbicara banyak di Milan.

Allegri membawa Milan juara dengan caranya sendiri. Saat dikritik Silvio Berlusconi tidak rapi dalam konfrensi pers, ia mengubah diri. Tapi, ketika sang pemiliki hendak mencampuri urusan teknis dalam tim, mantan pemain Livorno itu dengan berani menghadang.

Sebagai bukti adalah dengan dijualnya Ronaldinho. Padahal, Dinho adalah pemain kesayangan Berlusconi. Kebangkitan Clarence Seedorf dan fantasi Robinho membuat permainan Milan tetap menarik tanpa Dinho.

C. Pelatih Terbaik Liga Spanyol 2010/2011: Pep Guardiola

Siapapun tak menyangka bahwa Pep Guardiola bisa membawa Barcelona ke titik tertinggi saat ditunjuk sebagai pelatih pada tahun 2008. Nyatanya, eks gelandang Tim Catalan itu langsung mempersembahkan treble.

Pada musim keduanya, Pep kembali tak tergoyahkan sebagai peraih kehormatan. Tak ada pelatih yang dirasa cukup layak menjadi pesaing Pep. Ia pun kembali merengkuh status sebagai pelatih terbaik.

Tantangan diperkirakan hadir di musim ketiganya. Wajar karena La Liga kedatangan Jose Mourinho, yang menukangi Real Madrid, klub seteru abadi Barcelona. Kenyataan berbicara lain. Kelas Pep ternyata jauh di atas sang kompatriotr asal Portugal, setidaknya di musim 2010/2011.

D. Pelatih Terbaik Liga Champion 2010/2011: Pep Guardiola

Menunjuk siapa sosok pelatih terbaik di Liga Champion akan menjadi pekerjaan mudah. Kekukuhan Pep Guardiola pada sistem permainan yang ia inginkan lagi-lagi membuahkan hasil menakjubkan bagi Barcelona di kancah Liga Champion 2010/2011.

Kemahiran Guardiola mengepalai sebuah tim juara juga diperlihatkannya di luar lapangan. Bila tahun lalu tak merespon ucapan Jose Mourinho, Pep tahun ini bersikap keras di konferensi pers semifinal.

Eks playmaker ini pun mengembalikan keunggulan timnya atas Madrid di empat besar walau sebelumnya kalah di final Copa Del Rey. Pria berusia 40 tahun ini lagi-lagi memainkan peran merendah sebelum final. Tak mengherankan jika respek diberikan bos sekaliber Sir Alex Ferguson untuk kolega mudanya itu. 


Thursday, June 2, 2011

Berita Bola: Skandal Pengaturan Skor Liga Italia 2010/2011 Terungkap

Berita Bola: Skandal Pengaturan Skor Liga Italia 2010/2011 Terungkap. Di tengah usaha untuk bangkit usai skandal calciopoli, sepak bola Italia kembali terguncang. Pada Rabu (1/6), polisi Italia mengumumkan telah menangkap 16 orang yang terlibat dalam pengaturan skor di sejumlah laga Serie A, Serie B, dan Lega Pro.

Total 16 penangkapan ini terjadi di 13 kota. Hal yang mengejutkan adalah sosok yang dibekuk merupakan tokoh yang disegani di calcio. Mereka adalah Giuseppe Signori dan Cristiano Doni.

Segnori merupakan mantan pemain timnas Agen 338a Italia yang melegenda bersama Lazio dan Bologna, sementara Doni adalah kapten Atalanta.

Kepolisian Italia tidak asal tangkap karena telah melakukan investigasi sejak enam bulan silam. Total terdapat 50 ribu sambungan telepon yang disadap. Dalam operasinya itu, polisi juga menangkap pemilik rumah tahanan dan para profesional seperti dokter gigi atau akuntan.

Jumlah laga yang dicurigai berbau pengaturan ada 18 buah. Satu merupakan partai Serie A antara Inter Milan dan Lecce, lima di Serie B, Agen IBCBET dan sisanya di Lega Pro. Signori sendiri dicurigai terlibat karena meletakkan taruhan sebesar 150 ribu euro untuk kemenangan Inter sebesar 3-0 atas Lecce. Namun, hasil akhir laga di giornata 30 itu hanya 1-0.

Dari Serie B, Atalanta dan Siena juga ikut terbawa. Atalanta bahkan terlibat dalam 3 pertandingan. Doni, kapten I Nerazzurri, bisa jadi sosok Agen SBOBET penting dalam kasus ini. Tapi, pihak klub masih belum mau memberi komentar.

Bila Atalanta dan Siena terbukti bersalah, ada kemungkinan poin mereka dikurangi sehingga membatalkan tiket promosi ke Serie A. Pihak FIGC telah memulai penyelidikan.



Data dan Fakta:

A. Oknum yang diduga terlibat pengaturan skor Liga Italia 2010/2011:
  • Giuseppe Signori (mantan pemain)
  • Cristiano Doni (pemain Atalanta)
  • Vincenzo Sommese (pemain Ascoli)
  • Vittorio Micolucci (pemain Ascoli)
  • Mauro Bressan (mantan pemain)
  • Gianfranco Parlato (mantan pemain)
  • Antonio Bellavista (mantan pemain)
  • Stefano Bettarini (mantan pemain)
  • Marco Paoloni (mantan pemain) 
B. Pertandingan Liga Italia 2010/2011 yang dicurigai berbau pengaturan skore:

1. Serie A:
  • 20 Mar 2011 Inter vs Lecce
2. Serie B:
  • 25 Feb 2011 Livorno vs Ascoli
  • 12 Mar 2011 Ascoli vs Atalanta
  • 19 Mar 2011 Atalanta vs Piacenza
  • 26 Mar 2011 Padova vs Atalanta
  • 27 Mar 2011 Siena vs Sassuolo
3. Lega Pro:
  • 17 Okt 2010 Cremonese vs Spezia
  • 21 Okt 2010 Monza vs Cremonese
  • 14 Jan 2011 Cremonese vs Paganese
  • 16 Jan 2011 SPAL vs Cremonese
  • 13 Feb 2011 Benevento vs Cosenza
  • 27 Feb 2011 Verona vs Ravenna
  • 28 Feb 2011 Benevento vs Cosenza
  • 10 Feb 2011 Reggiana vs Ravenna
  • 13 Mar 2011 Taranto vs Benevento
  • 20 Mar 2011 Alessandria vs Ravenna
  • 21 Mar 2011 Benevento vs Pisa
  • 27 Mar 2011 Ravenna vs Spezia

Sunday, May 29, 2011

Berita Bola: Inilah 11 Pemain Terbaik Serie A 2010/2011 di Setiap Posisi Versi BolaGoalNet

Berita Bola: Inilah 11 Pemain Terbaik Serie A 2010/2011 di Setiap Posisi Versi BolaGoalNet. Ada banyak pemain berbakat di Serie-A musim 2010/2011. Demikian pula pemain berpengalaman. Meski begitu, pada akhir kompetisi selalu saja ada yang menjadi terbaik di antara yang terbaik. Berikut adalah 11 pemain terbaik di setiap posisi versi BolaGoalNet untuk disatukan menjadi sebuah the winning team Serie A 2010/2011:

A. Penjaga Gawang: Christian Abbiati


Kiper yang paling sedikit kebobolan pada musim 2010/2011. Dari 35 pertandingan, hanya kemasukan 19 gol. Jumlah penyelamatan kiper AC Milan Agen Bola Online ini juga bagus, yakni 103 penyelamatan.

B. Pemain Belakang
  1. Stephan Lichtsteiner (Lazio)Lichtsteiner layak dinobatkan sebagai bek kanan terbaik Serie A musim 2010/2011. Kemampuan full back Lazio ini dalam bertahan dan menyerang sangat bagus. Sepanjang musim 2010/2011 dia telah melakukan 183 umpan silang, 54 kali teckle tepat, dan 17 kali shoot on goal.

  2. Lucio (Inter Milan)
    Lucio adalah bek Inter Milan yang minute play nya paling tinggi. Mencapai 2.688 menit dari 28 pertandingan yang dilakoni. Lucio unggul dalam bola-bola
    Tips Trik Judi Casino udara dan susah ditaklukkan dalam duel one on one dengan pemain lawan.

  3. Thiago Silva (AC Milan)
    Silva merupakan salah satu elemen terpenting dari kokohnya pertahanan Milan muim ini. Jumlah umpan tepat dan tekelnya paling banyak dibandingkan bek-bek Milan lainnya. Silva mencatatkan 52 kali teckle bersih dan 1819 umpan.

  4. Giorgio Chiellini (Juventus)
    Defender Juventus ini bisa menempati dua posisi, sebagai bek tengah ataupun full back kiri. Chiellini sangat kokoh dalam bertahan. Sebanyak 63 teckle tepat dilakukannya sepanjang musim ini.

C. Pemain Tengah
  1. Mark van Bommel (AC Milan)
    Van Bommel didatangkan mulai pada paruh kedua musim 2010/2011. Meski begitu, perannya sangat signifikan. Kehadirannya memperkokoh lini tengah dan menjadi salah satu pemain kunci keberhasilan Milan musim ini.

  2. Marek Hamsik (Napoli)
    Performa Hamsik dalam memainkan peran di belakang striker patut diancungi jempol. Dia sering memecah kebuntuan tim. Sepanjang musim ini dia telah melakukan 60 tembakan tepat ke gawang lawan dan menghasilkan 11 gol. Selain itu dia juga mencetak 6 assist.

  3. Javier Pastore (Palermo)
    Gelandang Palermo ini dibekali kemampuan membagi bola yang bagus. Daya jelajahnya pun cukup tinggi. Pastore berhasil mencetak 11 gol dari 42 tendangan dan menyumbang 5 assist.

D. Pemain Depan
  1. Zlatan Ibrahimovic (AC Milan)
    Ibrahimovic adalah pemain yang menentukan keberhasilan Milan meraih scudetto musim ini. Dia sudah mencetak 14 gol dan 12 assist. Ibrahimovic seolah selalu memberikan jaminan juara bagi tim yang diperkuatnya.

  2. Antonio Di Natale (Udinese)
    Di Natale merupakan pemain paling produktif Serie A musim 2010/2011. Mencetak 28 gol dan 7 assist. Kehadirannya seolah menjadi jaminan gol bagi Udinese. Dia merupakan sosok penting dari keberhasilan Udinese musim ini.

  3. Edinson Cavani (Napoli)
    Bagus dalam penempatan posisi dan lihai lolos dari jebakan lawan. Cavani tercatat telah melakukan 53 kali tembakan tepat ke gawang lawan, di mana 26 diantaranya berbuah gol.
Demikian tadi 11 pemain terbaik Serie A musim 2010/2011 di setiap posisi nya. Mungkin anda punya pilihan lain, silahkan anda kirimkan melalui Agen Taruhan Bola kotak komentar dibawah ini.

Tuesday, May 24, 2011

Hasil dan Video Pertandingan Manchester United vs Juventus (Laga Testimonial Gary Neville)

Berita Bola: Hasil Manchester United vs Juventus. Manchester United resmi melepas eks kapten mereka, Gary Neville yang ditandai dengan sebuah laga testimonial antara Manchester United vs Juventus. Pada laga tersebut, Gary Neville cs takluk 1-2 oleh Juventus.

Bertanding di Stadion Old Trafford, Rabu, 25 Mei 2011, dinihari WIB, Manchester United turun dengan mayoritas Class of 92 yang termasyhur seperti David Beckham, Ryan Giggs, Paul Scholes, Nicky Butt dan Phil Neville.

Kendati hanya bertajuk laga testimonial, pertandingan berlangsung seru. Juventus yang juga ingin menghormati Neville, memainkan para pemain terbaiknya sejak menit awal.

Pada menit ke-18, Wayne Rooney sudah membuka keunggulan untuk tuan rumah. Kombinasi antara Michael Owen dan Ryan Giggs, berhasil diteruskan Rooney untuk membobol jala Marco Storari.

Lima menit jelang turun minum, Juventus berhasil menyamakan skor melalui Simone Pepe. Umpan silang Milos Krasic dari sisi kiri, mengarah tepat ke Pepe yang tak terkawal untuk menceploskan bola ke gawang Tomas Kuszczak.

Pada pertengahan babak kedua, manajer Sir Alex Ferguson menarik keluar beberapa pemain intinya untuk laga final Liga Champions. Rooney, Giggs, dan Scholes, digantikan oleh Bebe, Gabriel Obertan, serta Darron Gibson.

Saat pertandingan memasuki menit ke-78, Juventus berbalik unggul. Sebuah tendangan bebas luar biasa dari pemain muda Manuel Giandonato merobek jala ManUtd yang paruh kedua dikawal Andres Lindegaard.



Menit ke-83, menjadi terakhir kalinya Neville menginjakkan kakinya di Old Trafford sebagai pemain Man. United. Neville yang ditarik keluar Fergie, mendapat standing ovation dari publik Old Trafford.

Skor akhir tetap untuk kemenangan Juventus. Usai laga, Neville memberikan salam penghormatan kepada seluruh lapisan klub serta penggemar yang pernah membesarkan namanya.

Video hasil pertandingan Manchester United vs Juventus bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan Pemain Manchester United vs Juventus
:

Manchester United: Kuszczak; Neville, Brown, O'Shea, P Neville; Beckham, Butt, Scholes, Giggs; Rooney, Owen. Cadangan: Lindegaard, Anderson, Fabio, Evans, Obertan, Wootton, Bebe, Gill, Smalling, Rafael, Fletcher, Gibson.

Juventus: Storari; Motta, Chiellini, Melo, Barzagli; Pepe, Krasic, Aquilani, De Creglie; Toni, Del Piero. Cadangan: Buffon, Manninger, Salihamidzic, Traore, Marchisio, Traore, Bonucci, Martinez, Matri, Giandonato, Boniperti, Sorensen. 

Monday, May 23, 2011

Inilah Alasan Andrea Pirlo Tinggalkan AC Milan

Berita Bola: Inilah Alasan Andrea Pirlo Tinggalkan AC Milan. Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani menjelaskan bahwa klubnya kini memiliki kebijakan baru terhadap pemain berusia 30 tahun lebih.

Petinggi Milan ini mengungkapkan hal tersebut ketika ditanya mengenai kepergian Andrea Pirlo setelah satu dekade membela Milan.

"Saya rasa terlalu banyak untuk seorang pemain yang berusia 30-32 tahun untuk meminta perpanjangan kontrak 3 tahun," ucap Galliani kepada Sky Italia.

"Jika Pirlo menerima tawaran kontrak yang lebih pendek, maka kemungkinan dirinya akan bertahan. Mulai dari sekarang, Milan hanya akan menawarkan perpanjangan kontrak setahun bagi pemain berusia diatas 30 tahun."

Pirlo yang telah berulang tahun ke-32 pada minggu lalu sepertinya akan segera bergabung dengan Juventus, setelah pembicaraan kontraknya dengan Rossoneri tidak mencapai kata sepakat. Namun Pirlo tidak sendiri, gelandang veteran lainnya, Clarence Seedorf statusnya juga masih belum pasti menyusul tidak adanya kesepakatan mengenai kontrak baru.


"Kami ingin memperbaharui kontrak Seedorf dan saya akan lakukan segala yang saya bisa untuk membuatnya tinggal disini," imbuhnya.

Galliani sementara ini masih menunda pembicaraan kontrak dengan Seedorf, sekalipun beberapa klub asal Brasil tertarik merekrut pemain asal Belanda tersebut.

Sunday, May 22, 2011

Inilah Suksesor Luigi Del Neri di Juventus Untuk Musim 2011/2012

Antonio Conte
Berita Bola: Inilah Suksesor Luigi Del Neri di Juventus Untuk Musim 2011/2012. Menyusul kepastian bakal didepaknya Luigi Del Neri, Juventus akhirnya buka mulut mengenai siapa pelatih berikutnya. Nama Antonio Conte pun akhirnya muncul sebagai pengganti Del Neri.

Bukan sekadar isu, kepastian Conte melatih Juventus musim depan sudah diungkapkan oleh direktur umum, Giuseppe Marotta. Bahkan, Marotta pun berujar, Conte bakal diperkenalkan sebagai allenatore I Bianconeri pada Senin (23/5) ini.

"Juventus akan memperkenalkan Conte pada Senin ini. Kami berterima kasih kepada Del Neri atas segala yang sudah diberikan musim ini, dan keputusan ini sangat menyedihkan," ungkap Marotta.

Bukan cuma mengenai pergantian nahkoda, Marotta juga berjanji bakal memboyong pemain baru dan melepas beberapa nama dari skuad musim ini.

"Musim depan kami akan mengevaluasi skuad, dan menambah beberapa pemain bintang baru," janji Marotta.




Conte sendiri baru saja membawa Siena promosi ke Serie-A musim depan. Diharapkan, performa Juventus di bawah asuhan Conte akan lebih baik dibanding era Ciro Ferrara hingga Del Neri. 

Mengintip Suksesor Del Neri di Juventus

Berita Bola: Mengintip Suksesor Del Neri di Juventus. Setelah pertemuan pertama di Olimpico Turin dibantai 1-4, akhir pekan lalu Juventus kembali takluk 0-1 dari Parma. Hasil ini memang tak begitu signifikan dalam pergerakan Juventus di klasmen sementara. Tapi, bisa menjadi alamat buruk bagi masa depan pelatih, Luigi Del Neri.

Sejak satu bulan lalu atau ketika Juventus gagal meraih tiket Liga Champions, nasib Del Neri sebenarnya sudah menjadi tanda tanya. Meski begitu, manajemen tak mau buru-buru memutuskan nasib mantan pelatih Sampdoria itu. Mereka masih memberi kesempatan pada Del Neri untuk membuktikan kapasitasnya pada tiga laga terakhir Serie-A.

Apes bagi Del Neri, pada giornata ke-36, Juventus hanya bisa bermain imbang 2-2 melawan Chievo. Bukannya membaik, pada giornata ke-37, Juventus justru tumbang di tangan Parma. Tak pelak, rumor pemecatan pun makin kencang.

Para petinggi Juventus belum mau buka suara tentang nasib Del Neri musim depan. Namun, membaca hasil jornada ke-36 dan ke-37, sepertinya sulit untuk melihat Del Neri bisa bertahan di Olimpico pada musim depan.

Uniknya, pemberitaan yang ramai di media-media Italia saat ini justru bukan pada masa depan pelatih berkacamata itu. Mereka seolah sudah yakin Del Neri bakal dilengserkan. Topik pemberitaan lebih mengarah kepada calon suksesor Del Neri.

Bulan lalu, pelatih FC Porto, Andre Villas-Boas dinilai sangat pantas untuk membangkitkan Juventus musim depan.

Kebetulan Porto siap melepas pelatih berumur 33 tahun itu. Mereka membandrol Villas-Boas dengan harga 15 juta pounds. Sayang, hingga saat ini Villas-Boas masih belum tertarik untuk melatih Juventus. "Saat ini saya masih ingin di Porto," tegasnya.

Nama lain yang dikait-kaitkan dengan Juventus adalah Walter Mazzarri dan Louis van Gaal. Kapasitas Mazzarri tak perlu diragukan lagi. Kesuksesannya membawa Napoli masuk tiga besar Serie A musim ini adalah buktinya. Demikian juga dengan Van Gaal. Meski musim ini dilengserkan dari jabatannya sebagai pelatih Bayern Muenchen, rekam jejaknya sebagai pelatih tetap di atas rata-rata.

Akan tetapi, menggaet Mazzari ataupun Van Gaal bukan pekerjaan mudah. Napoli saat ini sedang berusaha agar Mazzarri mau memperpanjang kontrak. Sementara Van Gaal ingin istirahar dulu semusim seperti pernyataannya usai pergi dari Muenchen.

Ketika ketiga pelatih terkenal tersebut susah dipegang kepastiannya, muncul kandidat alternatif baru. Dia adalah Antonio Conte, pelatih yang sukses mengantarkan Siena promosi ke Serie A. Statusnya sebagai salah satu mantan pemain Juventus menjadi nilai plus.

Thursday, May 19, 2011

Jadwal, Prediksi dan Hasil Pertandingan Liga Italia 2010/11 Giornata 38


Jadwal, Prediksi dan Hasil Pertandingan Liga Italia 2010/11 Giornata 38:


  Tanggal/Jam        Pertandingan              Prediksi   Pur      Hasil      Ket
22 Mei'11/23.00 WIB Palermo vs Chievo 1-0/2-1 0:3/4 1-3(LOSS)
22 Mei'11/23.00 WIB Brescia vs Fiorentina 1-1/1-2 0:0 2-2(DRAW)
22 Mei'11/23.00 WIB Genoa vs Cesena 1-0/2-1 0:3/4 3-2(WIN)
22 Mei'11/23.00 WIB Cagliari vs Parma 0-0/1-1 0:1/4 1-1(WIN)
22 Mei'11/23.00 WIB Bologna vs Bari 1-0/2-1 0:3/4 0-4(LOSS)
22 Mei'11/23.00 WIB Inter Milan vs Catania 1-0/2-1 0:3/4 3-1(WIN)
23 Mei'11/01.45 WIB Lecce vs Lazio 0-2/1-3 1:0 2-4(WIN)
23 Mei'11/01.45 WIB AS Roma vs Sampdoria 2-0/3-0 0:11/2 3-1(WIN)
23 Mei'11/01.45 WIB Juventus vs Napoli 1-0/2-1 0:1/2 2-2(LOSS)
23 Mei'11/01.45 WIB Udinese vs AC Milan 1-0/2-1 0:0 0-0(LOSS)


Ket: Tim berwarna BIRU diprediksi menang (win) berdasarkan nilai pur-nya

Kunjungi halaman ini hingga tanggal 23 Mei2011, karena prediksi skor pertandingan lain akan kami update secara berkala di halaman ini.

Klasmen sementara Liga Italia Giornata 38: 



Anda siap dan ingin raih keuntungan dengan menebak skor pertandingan Liga Italia 2010/11 Giornata ke-38 berdasarkan prediksi diatas. Kami ajak anda untuk join di Arena Tebak Skor Pertandingan Liga Italia 2010/11 Giornata ke-38. Arena ini disponsori oleh Taruhanku dot com.

Sumber: BolaGoalNet.


Sunday, May 15, 2011

Jadwal, Prediksi dan Hasil Pertandingan Liga Italia 2010/11 Giornata 37

Jadwal, Prediksi dan Hasil Pertandingan Liga Italia 2010/11 Giornata 37

Jadwal, Prediksi dan Hasil Pertandingan Liga Italia 2010/11 Giornata 37:


  Tanggal/Jam        Pertandingan              Prediksi   Pur      Hasil      Ket
14 Mei'11/23.00 WIB Lazio vs Genoa 1-0/2-1 0:11/4 4-1(LOSS)
15 Mei'11/01.45 WIB AC Milan vs Cagliari 1-1/2-1 0:1 4-1(WIN) Indosiar
15 Mei'11/17.30 WIB Fiorentina vs Bologna 0-0/1-1 0:1/2 1-1(WIN)
15 Mei'11/20.00 WIB Sampdoria vs Palermo 2-0/3-1 0:13/4 1-2(LOSS)
15 Mei'11/20.00 WIB Cesena vs Brescia 2-0/3-1 0:11/4 1-0(WIN)
15 Mei'11/20.00 WIB Parma vs Juventus 1-1/2-1 1/4:0 1-0(WIN)
15 Mei'11/20.00 WIB Catania vs AS Roma 1-1/2-2 1:0 2-1(WIN)
15 Mei'11/20.00 WIB Chievo vs Udinese 0-2/1-3 1:0 0-2(WIN)
15 Mei'11/20.00 WIB Bari vs Lecce 0-1/1-2 1/2:0 0-2(WIN)
16 Mei'11/01.45 WIB Napoli vs Inter Milan 1-1/1-2 0:0 1-1(DRAW) Indosiar


Ket: Tim berwarna BIRU diprediksi menang (win) berdasarkan nilai pur-nya

Kunjungi halaman ini hingga tanggal 16 Mei2011, karena prediksi skor pertandingan lain akan kami update secara berkala di halaman ini.

Klasmen sementara Liga Italia Giornata 37: 



Anda siap dan ingin raih keuntungan dengan menebak skor pertandingan Liga Italia 2010/11 Giornata ke-37 berdasarkan prediksi diatas. Kami ajak anda untuk join di Arena Tebak Skor Pertandingan Liga Italia 2010/11 Giornata ke-37. Arena ini disponsori oleh Taruhanku dot com.

Sumber: BolaGoalNet.


Hasil dan Video Pertandingan Napoli vs Inter Milan (Serie A 2010/11)

Hasil Napoli vs Inter Milan. Napoli berhasil mencuri satu poin saat menjamu Inter Milan di Stadion San Paolo, (15/5). Hasil ini sekaligus memastikan I Partenopei bertahan di posisi tiga besar, dan berhak atas tiket otomatis ke Liga Champions musim depan.

Tanpa diperkuat bomber utama, Edinson cavani yang harus menjalani skorsing, Napoli tampil kurang menggigit pada awal babak pertama. Tim tamu justru mampu lebih dulu menggebrak dengan melancarkan tekanan ke lini belakang Inter.

Peluang pembuka langsung diraih Inter melalui Diego Milito. Sayang, tendangan kaki kanan striker asal Argentina itu masih menyamping di sisi gawang Morgan De Sanctis meski sempat berbelok arah akibat memantul bek Napoli.

Akan tetapi, memasuki menit ke-15 Inter akhirnya benar-benar mampu unggul lebih dulu atas tuan rumah. Memanfaatkan kelengahan Christian Maggio dalam menggalang pertahanan Napoli, Samuel Eto'o membuka skor melalui tendangan keras kaki kanan yang bersarang telak di gawang De Sanctis.

Gol itu membuat kubu Napoli terlecut. Alhasil, di sisa babak pertama Napoli kian berani tampil terbuka dan mulai memberi tekanan ke daerah pertahanan Inter.

Bahkan, I Nerazzurri dibuat gagal mengembangkan permainan seperti pada awal-awal babak karena kerap mendapat tekanan dari tuan rumah. Beberapa kali juga kiper Julio Cesar dipaksa bekerja keras menahan gempuran Napoli, termasuk mementahkan peluang Walter Gargano pada menit ke-31.

Sesaat menjelang babak pertama berakhir, Napoli akhirnya mampu mencetak gol penyeimbang. Berawal dari kesalahan kontrol Thiago Motta, Camilo Zuniga mampu mencuri bola sebelum melesakkan bola ke dalam gawang. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Inter lebih dulu mengambil inistatif menyerang. Milito membuka peluang tim tamu dengan memaksa De Sanctis bekerja keras menepis bola pada menit ke-50.

Sementara, Napoli langsung bereaksi positif dengan mengancam gawang Inter enam menit berselang. Kali ini umpan matang Maggio gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Zuniga saat sepakannya masih melebar dari gawang Cesar.

Memasuki menit ke-60, Pelatih Inter, Leonardo coba merubah taktik dengan menganti Eto'o dengan Giampaolo Pazzini. Serupa di kubu Napoli yang juga mengganti sang pencetak gol, Zuniga dengan Hassan Yebda sepuluh menit setelahnya.

Selain itu, laga ini juga dihiasi kembalinya bek asal Argentina, Walter Samuel, yang sudah lama tak memperkuat Inter akibat cedera berkepanjangan. Samuel masuk pada menit ke-77 menggantikan posisi Andrea Ranocchia.

Di sisa sepuluh menit pertandingan, kedua kubu semakin mengendurkan intensitas serangan. Agresivitas Napoli tak lagi segencar pada akhir babak pertama serta awal babak kedua. Pun dengan Inter yang seolah memilih bermain aman.

Hasilnya, hingga akhir laga skor 1-1 pun tetap tak berubah. Inter tetap berada di urutan dua klasemen Serie-A dengan 73 poin. Sementara Napoli pun memastikan satu tiket otomatis ke Liga Champions dengan kokoh di urutan tiga, berjarak empat poin dari I Nerazzurri.

Video hasil pertandingan Napoli vs Inter Milan bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain Napoli vs Inter Milan:

Napoli: De Sanctis; Cannavaro, Aronica, Campagnaro, Gargano, Pazienza, Dossena (Vitale 83), Maggio, Lavezzi, Hamsik (Sosa 78), Zuniga (Yebda 70).

Inter Milan: Julio Cesar; Materazzi, Ranocchia (Samuel 76), Nagatomo, Maicon, Cambiasso (Mariga 75), Motta, Kharja, Zanetti, Eto'o (Pazzini 60), Milito.



Hasil dan Video Pertandingan Parma vs Juventus (Serie A 2010/11)

Hasil Parma vs Juventus. Juventus terancam gagal mengikuti kompetisi Eropa musim depan setelah kalah 0-1 dari Parma pada giornata ke-37 Serie A 2010/11.

Bertanding di Stadion Ennio Tardini, Minggu, 15 Mei 2011, malam WIB, uventus tampak gerogi saat mengawali pertandingan. Terbukti, ada sejumlah kesalahan yang hampir saja membahayakan pertahanan mereka di saat mengatisipasi tendangan sudut lawan. Namun, sejumlah peluang tuan rumah masih bisa digagalkan pemain bertahan Juve.

Kiper Gianluigi Buffon mampu melakukan sejumlah penyelamatan bagus di babak pertama, terutama peluang Valeri Bojinov.

Hingga pertandingan babak pertama berakhir, pasukan Luigi Del Neri masih mendapat tekanan dari tuan rumah. Beruntung, pertandingan berakhir tanpa gol.

Di awal babak kedua, Buffon kembali dipaksa harus berbuat banyak agar gawangnya tetap perawan. Sementara itu, di sisi lain, permainan Juve mulai terlihat dengan kemampuan menciptakan sejumlah peluang.

Allessandro Matri justru terjebak off-side, di saat ia memiliki peluang untuk mencetak gol. Sementara itu, Antonio Mirante secara gemilang mampu mematahkan tendangan bebas Alessandro Del Piero.

Gol yang ditunggu-tunggu tuan rumah akhirnya datang pada menit ke-65. Giovinco mampu melewati hadangan sejumlah pemain bertahan tim tamu, dan kemudian melepaskan tendangan ke pojok kanan atas gawang, tanpa bisa digapai Buffon.

Parma nyaris saja unggul andai usaha pemain pengganti, Antonio Candreva, sesuai sasaran. Hingga akhir laga, kedudukan tetap tidak berubah, 1-0 untuk kemenangan Parma.

Akibat kekalahan ini, Juventus masih tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan mengumpulkan 57 poin. Peluang mereka ke Liga Europa masih terbuka karena di saat bersamaan Roma justru takluk 2-1 di kandang Catania.

Pertandingan lawan Napoli pekan depan menjadi penentu apakah Si Nyonya Tua berpeluang tampil di Eropa musim depan atau tidak, smebari berharap Giallorossi justru takluk di tangan Sampdoria.

Video hasil pertandingan Parma vs Juventus bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain Parma vs Juventus:

Parma: Mirante; Zaccardo, Paletta, Lucarelli, Gobbi; Valiani (Angelo 76), Morrone (Nwankwo 86), Dzemaili, Modesto; Giovinco, Bojinov (Candreva 67).

Juventus: Buffon; Motta, Barzagli, Chiellini, Grosso; Martinez (Toni 66), Felipe Melo, Giandonato (Traore' 53), Pepe; Del Piero, Matri.

Saturday, May 14, 2011

Hasil dan Video Pertandingan AC Milan vs Cagliari (Serie A 2010/11)

Hasil AC Milan vs Cagliari
Hasil AC Milan vs Cagliari. AC Milan berhasil raih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Cagliari. Kemenangan tersebut menyempurnakan pesta juara Rossoneri yang digelar usai laga. Milan sudah memastikan merebut status juara Seri A pekan lalu saat bermain imbang di kandang AS Roma. Namun baru pada pekan ini Diavolo Rosso resmi menggelar pesta juara saat bertanding di kandang sendiri.

Laga yang berlangsung di San Siro, 15 Mei 2011, dinihari WIB, Milan tampil dengan percaya diri. Meski tak diperkuat Alessandro Nesta, Zlatan Ibrahimovic dan Kevin Prince Boateng, Milan tetap mampu mendominasi laga.

Peluang pertama Milan datang melalui tandukan Urby Emanuelson yang masih terhadang. Upaya rebound yang dilakukan Robinho juga tak membuahkan hasil karena kiper Michael Agazzi melakukan penyelamatan gemilang.

Upaya menggedor pertahanan Cagliari akhirnya membuahkan hasil di menit 22 melalui aksi individu Robinho. Menusuk dari sisi kiri, pesepakbola Brasil itu melewati tiga pemain lawan dan melepaskan tendangan melengkung yang bersarang di dalam gawang.

Milanisti tak harus menunggu lama untuk merayakan gol kedua timnya karena Gattuso mampu mengubah kedudukan dua menit berselang. Bermula dari tusukan Pato yang terhadang Agazzi, bola mental tepat ke arah Gattuso yang akan masuk ke dalam kotak penalti. Tandukan pelan 'Si Badak' gagal dihalau Agazzi yang masih terjatuh.

Sebuah umpan terobosan Seedorf pada Pato nyaris menambah keunggulan Milan, namun sepakan 'Si Bebek' tidak terlalu lemah hingga bisa dijinakkan Agazzi. Pato akhirnya justru membidani gol ketiga Milan yang dibuat Robinho saat umpan yang dia lepaskan mampu dimaksimalkan oleh rekan Brasilnya itu.

Memasuki menit 38 Cagliari berhasil memperkecil ketinggalan. Menusuk di sisi kiri pertahanan Milan, Cossu sukses memperdaya Mario Yepes dan melepaskan tembakan terarah yang tak kuasa dihalau Cristian Abbiati. Saat turun minum skor 3-1 untuk Milan.

Memasuki babak kedua, Cagliari tampil agresif. Pada menit ke-56, Gabriele Perico nyari membobol gawang Milan. Beruntung kiper Christian Abiati berhasil mengamankan bola. Empat menit kemudian, Abiati juga dibuat kerepotan mengamankan gawangnya dari tembakan Daniele Ragatzu.

Tak berapa lama, Milan merebut kendali permainan. Peluang didapat Mathieu Flamini pada menit ke-66. Menguasai bola umpan dari Pato, Flamini melepaskan tembakan keras dengan kaki kanannya ke pojok kiri bawah gawang Cagliari. Sayang, tembakan Flamini masih bisa dimentahkan oleh Agazzi.

Akhirnya, perjuangan keras mereka pun tak sia-sia melalui gol yang diciptakan Clarence Seedorf pada menit ke-77. Di depan kotak penalti, Pato mengirimkan umpan terobosan kepada Seedorf yang lantas melepas tembakan keras tanpa mampu diantisipasi oleh Agazzi.  

Usai gol itu, Milan masih mendominasi permainan. Bahkan Allegri sempat memberi kesempatan kepada striker gaek, Filippo Inzaghi tampil sebentar usai sembuh dari cedera. Namun, skor 4-1 untuk Milan berakhir hingga laga usai. Hasil ini tak memberi perubahan signifikan terhadap posisi kedua tim di klasemen Serie-A.

Video hasil pertandingan AC Milan vs Cagliari bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan Pemain AC Milan vs Cagliari:

AC Milan: Abbiati; Abate, Thiago Silva, Yepes, Zambrotta; Gattuso (Flamini 60), Ambrosini (Pirlo 46), Emanuelson; Seedorf; Pato (Inzaghi 82), Robinho.

Cagliari: Agazzi; Perico (Ariaudo 78), Canini, Astori, Agostini; Biondini, Nainggolan, Missiroli (Ragatzu 59); Lazzari, Cossu (Ceppellini 91); Acquafresca.

Friday, May 13, 2011

Jelang Liga Italia 2010/11 Giornata 37: Prediksi Dua Laga Terakhir Napoli, Udinese, AS Roma, Lazio dan Juventus

Jelang Liga Italia 2010/11 Giornata 37: Prediksi Dua Laga Terakhir Napoli, Udinese, AS Roma, Lazio dan Juventus. Ada lima tim yang masih berpeluang finis di zona kompetisi antarklub Eropa 2011/12. Melihat level performa dan lawan tersisa, kondisi Udinese paling oke untuk mengakhiri musim ini dengan gemilang.

Udinese dan Napoli bersaing untuk finis di peringakat ke tiga, yang akan memberikan tiket ke fase grup Liga Champion. Dua tim ini bersama Roma, Lazio dan Juventus juga bisa finis di posisi keempat untuk lolos ke babak playoff Liga Champion. Sementara itu, zona Liga Europa dapat diisi oleh Udinese, Roma, Lazio dan Juventus. 

Udinese paling oke karena jadwal sisa mereka paling enteng. Chievo dan Milan sama-sama tak mengejar apa-apa lagi di Serie A. Chievo sudah dipastikan meraih salvezza sementara AC Milan telah berstatus kampiun.

Udinese juga terbantu kembalinya duet Antonio Di Natale dan Alexis Sanchez, yang mengotaki catatan taj terkalahkan Zebrette dalam 13 partai pertama tahun 2011 (Agen Bola).

Ketika duet itu mengalami gangguan cedera, Udinese kalah empat kali dalam lima partai natara giornata 31-35. Akhir pekan lalu duet ini membawa Udinese menang 2-1 atas Lazio walaupun Sanchez belum fit.

Dengan kondisi di atas, Udinese juga berpeluang bagus mengamankan peringkat keempat. Mereka bahkan bisa mengejar Napoli di peringkat ketiga.

Udinese memang tertinggal enam poin dari Napoli. Tapi, jadwal sisa Napoli sangat berat (vs Inter Milan dan Juventus). Marek Hamsik dkk juga sedang menurun dengan tiga kekalahan dalam empat laga terakhir. Unggul head to head (3-1, 2-1), Udinese punya kans bikin kejutan.

Bagaimana dengan dua klub ibu kota? Roma dan Lazio sama-sama masih memiliki satu partai berbahaya di mana lawan mungkin akan berjuang untuk bertahan di Serie A. Roma bertemu Sampdoria sedangkan Lazio berjumpa Lecce.

Dengan performa mereka sendiri yang tidak meyakinkan (Roma masih naik turun dan Lazio kalah terus di tiga partai terakhir). I Lupi dan Gli Aquilotti mungkin harus puas dengan finis di zona Liga Europa.

Yang paling parah Juventus, tertinggal lima poin dari peringkat keempat menyusul hasil imbang 2-2 melawan Chievo (9/5), tiket Liga Champion sudah hampir mustahil didapatkan Juventus.

Kemudian jika melihat dalam tiga pertandingan terakhir La Vecchia Signora dua kali membuang keunggulan 2-0 menjadi imbang 2-2, jangan heran jika tiket ke Liga Europa pun bakal gagal didapatkan mereka.

Prediksi dua laga terakhir Napoli, Udinese, AS Roma, Lazio dan Juventus:

Prediksi Laga Terakhir Napoli:



Tanggal        Lawan             Laga Pertama     Prediksi     Point
15 Mei'2011 Inter Milan (K) 1-3 Imbang 69
22 Mei'2011 Juventus (T) 3-0 Imbang 70





Prediksi Laga Terakhir Udinese:


Tanggal        Lawan             Laga Pertama     Prediksi     Point
15 Mei'2011 Chievo (T) 2-0 Imbang 63
22 Mei'2011 AC Milan (K) 4-4 Menang 66




Prediksi Laga Terakhir AS Roma:



Tanggal        Lawan             Laga Pertama     Prediksi     Point
15 Mei'2011 Catania (T) 4-2 Menang 63
22 Mei'2011 Sampdoria (K) 1-2 Menang 66




Prediksi Laga Terakhir Lazio:


Tanggal        Lawan             Laga Pertama     Prediksi     Point
14 Mei'2011 Genoa (K) 0-0 Menang 63
22 Mei'2011 Lecce (T) 1-2 Kalah 63




Prediksi Laga Terakhir Juventus:


Tanggal        Lawan             Laga Pertama     Prediksi     Point
15 Mei'2011 Parma (T) 1-4 Kalah 57
22 Mei'2011 Napoli (K) 0-3 Imbang 58




Wednesday, May 11, 2011

Juventus Resmi Dapatkan Playmaker AC Milan, Andrea Pirlo

Juventus Resmi Dapatkan Playmaker AC Milan, Andrea Pirlo. Andrea Pirlo akhirnya memastikan masa depanya setelah tidak lagi diinginkan Max Allegri musim depan. Juventus adalah klub persinggahan Pirlo mulai musim depan.

Kubu Bianconeri beruntung mendapatkan Pirlo karena mereka tak mengeluarkan sepeser pun untuk transfer. Ya, pemain 31 tahun ini memang berstatus bebas transfer di akhir musim ini.

Sesuai Bosman Ruling, pemain yang habis masa kontrak dan belum diperpanjang klub lamanya bebas hijrah ke klub mana pun tanpa kewajiban bagi klub baru membayar uang transfer alias gratis.

Menurut Il Corriere dello Sport, Pirlo sudah diikat kontrak selama 3 tahun oleh Juventus. Negosiasi tak berlangsung lama, pertemuan antara agen Pirlo dan perwakilan Juve berlangsung mulus dan menghasilkan kesepakatan itu.

Mantan playmaker Inter Milan dan Brescia ini akan merasakan pengalaman baru bersama Juve. Karena Pirlo telah 10 musim terakhir berkostum Milan. Di musim terakhir, Pirlo tampil 24 kali untuk tim asuhan Massimiliano Allegri itu.

Sayangnya, Pirlo kemungkinan besar takkan tampil di Liga Champions musim depan. Juve masih tertinggal enam poin dari Udinese yang berada di zona Liga Champions saat Liga Italia (Serie A) menyisakan dua laga (Agen SBOBET).

Bagi kubu Juve, Pirlo akan dijadikan sebagai fondasi membangun kembali prestasi tim yang sedang terpuruk. Juventus menganggarkan dana besar untuk membeli pemain bintang di bursa transfer musim panas ini.

Kedatangan Pirlo ini sekaligus sebagai sinyal bagi Aquilani yang tidak akan dipermanenkan Juventus dan akan segera dipulangkan ke Liverpool musim panas ini.

Wesley Sneijder Adalah Target Buruan Utama Sir Alex Musim Depan

Wesley Sneijder Adalah Target Buruan Utama Sir Alex Musim Depan. Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson mendesak pemilik klub, keluarga Glazer, untuk mendatangkan  playmaker Inter Milan Wesley Sneijder. Sneijder masuk dalam rancangan komposisi pemain Sir ALex musim depan. 

Sneijder menjadi bidikan pertama Ferguson karena dia diproyeksikan menggantikan Paul Scholes yang pensiun akhir musim ini. Hanya, rencana pembelian tersebut terbentur gaji tinggi Sneijder. Gelandang berusia 26 ini mendapat gaji £170.000 setiap pekan.

Dengan pajak yang tinggi di Inggris, United harus menaikkan gaji Sneijder agar tidak berbeda jauh dengan yang diterimanya di Inter. Ini berarti, gaji Sneijder akan menyamai atau bahkan lebih tinggi dari Wayne Rooney yang mencapai £200.000 setiap pekan.

Inter sesungguhnya meminta harga £40 juta untuk penjualan Sneijder. Namun, keinginan pemain asal Belanda ini untuk pindah ke Inggris membuat Inter terpaksa menurunkan harga. Sneijder ingin pindah ke Inggris demi memuluskan karir istrinya, Yolanthe, yang seorang aktris dan presenter televisi.

Ferguson terakhir kali melakukan pembelian mahal saat mendapatkan Dimitar Berbatov dengan harga £30,75 juta pada 2008. Sebelumnya, fan mendesak agar United membeli pemain bintang setelah mendapatkan dana £80 juta dari penjualan Cristiano Ronaldo, dua tahun lalu. 
 
Bila bersedia mengucurkan dana untuk pembelian pemain, Ferguson berharap bisa mendapatkan target utama buruannya. Demi mendapatkan Sneijder, United Agen Bola Terbaik harus merogoh kocek £30 juta.

"Semua itu tergantung pada pemilik [klub]," kata sebuah sumber di United. "Jelas, Sir Alex ingin pemain. Persoalannya tergantung kesepakatan permintaan gaji," lanjutnya.


Monday, May 9, 2011

Hasil dan Video Pertandingan Juventus vs Chievo (Serie A 2010/2011)

Hasil Juventus vs Chievo. Juventus hanya mampu bermain imbang 2-2 saat bertandang ke markas Chievo pada lanjutan Serie A 2010/11. Hasil imbang ini membuat langkah Juventus untuk berkompetisi di Eropa musim depan semakin berat.

Bertanding di Olimpico Grande Turin, Selasa, 10 Mei 2011, dinihari WIB, Juventus sudah unggul terlebih dahulu pada menit ke-13 melalui eksekusi pinalti Alessandro Del Piero. Penalti itu sendiri diberikan setelah terjadi pelanggaran pemain belakang Chievo terhadap Simone Pepe.

Setelah gol dari Del Piero, tak disangka Chievo tampil bagus. Lini tengah Chievo yang dikomandoi Gelson Fernandes beberapa kali menang duel dengan barisan tengah tuan rumah.

Juventus sendiri bermain cukup efisien pada pertandingan itu. Sekali anak-anak asuhan Luigi Del Neri menyerang, gawang Chievo cukup terancam.

Dua peluang dari Alberto Aquilani hampir saja membawa Juventus menggandakan kedudukan. Namun sayangnya, penyelesaian akhir pemain pinjaman dari Liverpool itu masih gagal menemui sasaran. Skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Juventus pada babak pertama.

Di babak kedua, Juventus langsung tancap gas. Hasilnya langsung terbukti pada menit ke-55. Umpan terobosan Del Piero berhasil dimaksimalkan oleh Alessandro Matri untuk menjebol gawang yang dijaga Sorrentino.

Setelah unggul dua gol, para pemain Juventus seperti terlena. Hal itu mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Chievo untuk menggempur pertahanan Juventus.

Tak tanggung-tanggung, dalam tempo satu menit, La Vecchia Signora harus kebobolan dua gol masing-masing oleh Luca Rigoni pada menit ke-68 dan Gennaro Sardo semenit kemudian.

Sepuluh menit jelang bubaran, Chievo hampir saja berbalik unggul. Aksi Sergio Pellissier yang melewati Gianluigi Buffon, berujung umpan kepada Fernando Uribe. Namun, meski Buffon sudah berada jauh dari gawangnya, tendangan Uribe masih lemah dan berhasil diblok Claudio Marchisio.

Dua menit setelah peluang emas tersebut, gantian Juventus menyerang. Kini, sundulan dari Luca Toni masih berhasil diselamatkan tiang gawang Chievo
(Agen IBCBET, Agen SBOBET, Agen 338a ).

Skor 2-2 pun bertahan hingga pertandingan usai. Hasil seri ini membuat kans "Zebra Turin" untuk berkiprah di kompetisi Eropa musim depan semakin berat. Tambahan satu poin membuat Juventus ada di urutan ketujuh dengan poin 57. Sementara itu Chievo ada di urutan ke-13 dengan nilai 43.

Video hasil pertandingan Juventus vs Chievo bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain Juventus vs Chievo:

Juventus: Buffon; Chiellini, Barzagli, Grosso, Motta, Marchisio, Aquilani, Pepe, Krasic (Toni 79), Del Piero, Matri.

Chievo Verona: Sorrentino; Cesar, Mantovani, Andreolli, Rigoni, Fernandes, Constant (Uribe 64), Jokic (Mandelli 78), Sardo, Threau (Bogliancino 40), Pellissier.