Showing posts with label serba-serbi sepak bola indonesia. Show all posts
Showing posts with label serba-serbi sepak bola indonesia. Show all posts

Monday, July 25, 2011

Daftar Harga Tiket Pertandingan Leg Kedua Pra Kualifikasi Piala Dunia 2014 Antra Indonesia vs Turkmenistan

Berita Bola: Daftar Harga Tiket Pertandingan Leg Kedua Pra Kualifikasi Piala Dunia 2014 Antra Indonesia vs Turkmenistan. Keberhasilan Tim Merah-Putih bermain imbang 1-1 melawan Turkmenistan (baca: Hasil dan Video Pertandingan Turkmenistan vs Indonesia) di Askhabad, Sabtu (23/7), diyakini berefek positif mengatrol antusiasme suporter untuk datang ke Stasion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, guna menyaksikan langsung laga second leg Pra Kualifikasi Piala Dunia 2014.

Panitia pelaksana pertandingan leg kedua Agen Judi kini berencana mencetak 64 ribu tiket untuk pertandingan yang akan berlangsung Kamis (28/7).

Tiket itu akan dijual di berbagai outlet untuk memudahkan pembelian dan menghindarkan penumpukan pengantre di ticket box SUGBK. Ketua panpel, Tri Goestoro, mengatakan rencanannya tiket pertandingan sudah mulai bisa dibeli pada Selasa (26/7).

Untuk menghindari pemalsuan sistem penjualan  tiket akan menggunakan pola booking. Tiket asli baru bisa diambil pada hari-H di outlet-outlet yang ditetapkan PSSI. "Detail outlet penjualan tiket akan diumumkan pada Senin (25/7). Dengan menyebar penjualan tiket akan memudahkan masyarakat luas untuk mendapatkannya," ujar Tri.

Jika antusiasmenya bagus panpel
Agen Judi berencana menyiapkan tiket tambahan kuota tiket sebanyak 6 ribu lembar.

Berikut Daftar Harga Tiket Pertandingan Leg Kedua Pra Kualifikasi PD 2014 Antara Indonesia vs Turkmenistan
  • VVIP: Rp 500 ribu (cetak 400 lembar) 
  • VIP Barat: Rp 250 ribu (cetak 3.200 lembar)
  • VIP Timur: Rp 150 ribu (cetak 3.500 lembar)
  • Kategori I: Rp 100 ribu (cetak 17.900 lembar)
  • Kategori II: Rp 50 ribu (cetak 14.000 lembar) 
  • Kategori III: Rp 30 ribu (cetak 25.000 lembar)

Thursday, July 14, 2011

Inilah Program Tim Nasional PSSI di Era Djohar Arifin

Berita Bola: Inilah Program Tim Nasional PSSI di Era Djohar Arifin. Keputusan memecat Riedl (baca: Alfred Riedl Resmi Dipecat Sebagai Pelatih Tim Nasional Indonesia) didasari kepentingan bangsa yang lebih besar karena PSSI memiliki program yang sudah dibahas melalui rapat komite eksekutif bahwa nantinya Indonesia akan memiliki tujuh timnas yang akan ditangani secara serius.

“Kami memprogramkan ada tujuh timnas, di masa depan, dimulai dari U-17, U-18, U-19, U-20, U-21, U-23, dan timnas senior.Nantinya, setiap tim punya pelatih, dan dikoordinasikan oleh pelatih senior, yakni Wim Rijsbergen, dia juga yang mengontrol setiap pelatih, ini kita adopsi dari Belanda dan Jepang,” ungkap Djohar.

“Bukan program jangka pendek yang kami kejar, tapi persiapan masa depan.Ini program yang lebih besar, demi kepetingan sepakbola kita. Nanti juga ada evaluasi. Kita tidak mutlak dengan Wim, jika di tengah jalan tidak sesuai harapan maka akan ada konsekuensi, entah pemecatan atau pemberhentian. Rencananya Kontraknya se-periode kami (empat tahun),” tambah dia.

Menurut Djohar Wim sudah sepakat dengan rencana tersebut meski kontraknya belum ada.”Kontraknya sendiri belum dibicarakan, kontraknya belum ada, tetapi beliau sudah sepakat,” tegasnya.

Wim adalah mantan bek Timnas Belanda era 70-an yang mengakhiri kariernya sebagai pemain di FC Utrecht pada 1986.Pemain yang mengantongi 28 caps bersama De Oranje ini kemudian malang melintang sebagai pelatih. Di antaranya menukangi Trinidad Tobago di Piala Dunia 2006.Terakhir Wim menukangi klub Liga Primer Indonesia, PSM Makassar.

Sementara itu apakah PSSI akan melanjutkan proyek naturalisasi, Djohar hanya menjawab diplomatis. “ Tidak ada hukum yang melarang, jika mereka pantas untuk jadi pemain dan ingin bermain untuk Indonesia, kita tidak masalah.” 


Wednesday, July 13, 2011

Alfred Riedl Resmi Dipecat Sebagai Pelatih Tim Nasional Indonesia.

Berita Bola: Alfred Riedl Resmi Dipecat Sebagai Pelatih Tim Nasional Indonesia. Kepengurusan PSSI yang baru, dibawah pimpinan Djohar Arifin, membuat sebuah gebrakan mengejutkan. Mulai hari ini, Alfred Riedl sudah bukan lagi pelatih tim nasional Indonesia.

Keputusan ini disampaikan langsung oleh Djohar Arifin Husin di kantor PSSI. Alasan Djohar memecat Alfred Riedl disebabkan tidak jelasnya kontrak Riedl selama ini. Kontrak Riedl, menurut Djohar, dengan Nirwan Dermawan Bakrie, bukannya dengan PSSI.

"Riedl sudah bukan pelatih Indonesia. Dia bukan dikontrak oleh PSSI. Kami mencari surat kontrak Riedl di PSSI namun tak ketemu," ujar Djohar.

Sebuah kabar yang mengagetkan memang. Sebab, 10 hari mendatang, timnas Indonesia akan bersiap melakoni laga  Pra-Kualifikasi Piala Dunia kontra Turkmenistan. Selain Riedl, asistennya Wolfgang Pikal, juga dipastikan bakal didepak dari Timnas Indonesia.

Sebagai pengganti Riedl, PSSI menunjuk Wilhelmus Gerardus Rijsbergen. Saat ini, pelatih asal Belanda itu berstatus sebagai arsitek PSM Makassar.

Alasan terpilihnya pria yang karib disapa Wim ini tak lepas dari reputasi dan pengalamannya selama ini. Pelatih berusia 59 tahun ini sempat menukangi Tim Nasional Trinidad and Tobago di ajang Piala Dunia 2006 lalu. "Mulai besok dia akan melatih tim nasional di lapangan tim nasional Senayan," kata Djohar.

"Wim sudah siap. Bila bagus, Wim mungkin akan dipertahankan," tandas salah satu anggota Komite Eksekutif PSSI, Bob Hippy. 


Sunday, June 26, 2011

Berita Bola: Kabar Nurdin Halid Setelah Tidak Lagi Menjadi Ketua Umum PSSI

Berita Bola: Kabar Nurdin Halid Setelah Tidak Lagi Menjadi Ketua Umum PSSI. Setelah lengser dari jabatan Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), April lalu, Nurdin Halid, lama tak terdengar kabarnya. Kegiatannya pun menjadi jauh dari publikasi. Pria asal Makassar Sulawesi Selatan itu pun menjauh dari hiruk-pikuknya PSSI, termasuk saat jongres 20 Mei yang berakhir buntu atau tanpa hasil memilih ketua umum penggantinya. 

Berikut petikan wawancara bersama Nurdin Halid mengenai pandangannya tentang kondisi PSSI sekarang dan kegiatan Nurdin setelah tidak lagi memegang jabatan Ketua Umum PSSI:

Selamat siang Pak, bagaimana kabar anda?
Nurdin: Siang juga. Alhamdulillah, saya dalam kondisi sehat wal afiat, dan akan selalu menjaga kesehatan, salah satunya dengan bermain golf seperti yang anda lihat sekarang.

Apakah anda mendapat undangan khusus ikut turnamen golf KNPI atau bagaimana?
Iya. Saya dapat undangan dari panitia, mereka sengaja mengundang saya karena saya juga punya history panjang dengan KNPI, di awal karier politik saya dulu. Saya juga sempat menjadi pengurus DPP KNPI. Saya melihat kegiatan ini sangat positif karena KNPI adalah tempat berhimpunnya generasi muda yang tidak terkotak-kotak. Disini orang-orang yang hadir dari berbagai latar belakang baik politik maupun pekerjaan yang bisa bersatu yang semuanya bisa bersatu.

Apa contoh perbedaan yang anda maksud itu?
Misalnya, saya dengan Pak Max Sopacua (mantan penyiar TVRI dan sekarang Wakil Ketua Umum DPP Partai Demorkat). Di luar, kami tidak nyambung tapi di sini kami ketemu main golf bareng dan akhirnya bisa nyambung. Saya kira, saat ini, harus ada organisasi atau perorangan yang bisa memelopori persatuan. Sangat berbahaya bagi bangsa ini karena di mana-mana ada banyak perbedaan yang tajam, ini berpotensi membuat bangsa ini terpecah-belah karena adanya banyak kepentingan.

Bangsa ini sudah melupakan Pancasila. Anda bisa melihat bagaimana anak-anak SD melakukan demonstrasi, moral mereka yang seharusnya diisi dengan ajaran yang baik dari sekolahan sudah berubah jadi tidak benar. Mereka tidak lagi menghormati gurunya tapi malah mendemo.

Apa yang anda harapkan dari KNPI?
KNPI sebagai wadah organisasi pemuda harus bisa menjadi pelopor persatuan dan kesatuan bangsa. Saat ini bangsa kita tidak bisa berharap banyak kepada golongan orang tua. Orang-orang tua itu tidak lagi memikirkan persatuan, tidak ada yang mereka pikirkan kecuali mengejar jabatan dengan mengincar posisi pimpinan. Kondisi perebutan pimpinan ini yang memicu adanya perpecahan. Tidak ada figur pemimpin yang bisa dijadikan contoh semuanya ingin memperebutkan kekuasaan.

Berbicara tentang perebutan kekuasaan, bagaimana anda melihat organisasi yang pernah anda  pimpin, PSSI, yang saat ini sedang diperebutkan banyak pihak?
Ada yang harus saya luruskan dulu. Hingga saat ini saya masih ketua umum PSSI, cuma saya diturunkan oleh Menpora secara paksa. Dan itu tidak benar karena tidak sesuai dengan aturan organisasi dan PSSI sekarang masih belum ada ketuanya, yang ada hanyalah Komite Normalisasi (KN) yang tidak normal-normal itu (sambil tersenyum lalu disambut tawa).
Kenapa dulu saya masih ingin bertahan? Karena saya menginginkan organisasi ini tidak dipecah-belah dari luar. Saya ingin PSSI berjalan sesuai dengan statuta PSSI. Saya melihat PSSI sekarang telah dipecah-belah dari luar.

Siapa atau golongan mana yang memecah-belah PSSI dari luar?
Golongan dari luar itu adalah golongan yang memiliki itikad tidak baik di PSSI. Saya tidak usah menyebutkan siapa mereka cukup rakyat saja yang menilai dan menyimpulkan sendiri. Hipotesa saya tentang PSSI ternyata benar. Dulu orang berpikir PSSI kacau karena faktor saya, akhirnya saya putuskan untuk mundur. Ternyata setelah saya mundur masalah kan tidak selesai. Ini semua fakta yang tidak terbantahkan bahwa orang-orang yang ingin berada di PSSI sekarang tidak punya itikad yang baik.

Bagaimana anda melihat peran Komite Normalisasi PSSI?
Kita lihat saja di kongres nanti, Komite Normalisasi ini tidak mampu menormalkan PSSI. Ketuanya saja mantan jenderal bintang empat, dan saya melihat apa yang dia lakukan sudah banyak yang melenceng dengan statuta PSSI dan FIFA.

Melencengnya di mana?
Loh, anda lihat saja sekarang apa yang terjadi. Kongresnya telah gagal berkali-kali, itu bukti bahwa mereka memimpin tidak lagi sesuai dengan aturan organisasi. Seandainya semua aturan dijalankan sesuai dengan aturan FIFA dan PSSI, saya jamin itu tidak akan gagal. Kalau kongres yang di Pekanbaru 25 Maret lalu, itu memang sengaja digagalkan oleh orang-orang yang memiliki itikad tidak baik di PSSI. Saya, saat itu, memilih untuk tetap bertahan karena saya ingin menjaga harkat dan martabat organisasi.

Apa yang seharusnya dilakukan Komite Normalisasi?
KN harus menggelar kongres sesuai dengan aturan yang sesuai dengan aturan organisasi. Kalau Kongres 9 Juli nanti di Solo disebut sebagai kongres luar biasa, maka pemilihan ketua umum PSSI yang baru tidak boleh hanya diserahkan kepada pemilik hak suara yang jumlah cuma 100 itu. Pemilihan ketua umum harus diserahkan kepada seluruh anggota PSSI dari semua klub, anggota Pengda, Pengprov dan Pengcab yang ada di seluruh Indonesia yang jumlah 500-an anggota lebih itu. Ini adalah aturan yang benar. Pemilik suara yang jumlah 100 itu saya lihat sudah dipenuhi dengan berbagai kepentingan.

Bagaimana anda melihat kunjungan Wakil Presiden FIFA Pangeran Ali Bin Hussein baru-baru ini ke Jakarta? Apakah itu bisa dikatakan sebagai intervensi dari pihak-pihak lain?
Yang saya tahu Prince Ali itu sangat dekat dengan Ketua Umum KONI Rita Subowo. Saya tidak tahu apakah kedatangannya itu atas undangan Ibu Rita atau tidak. Jika ia datang karena kunjungan pribadi saja, itu tidak ada yang salah. Tapi tidak benar jika ia datang karena adanya usaha intervensi dari pihak mana pun.

Yang salah dari kunjungan Prince Ali itu adalah dia tidak mengirimkan surat ke PSSI sebelum datang ke Jakarta. Seharusnya dia harus melakukan korespondensi antara FIFA dengan PSSI.  Jadi kedatangan Prince Ali tidak bisa dikatakan sebagai representasi FIFA.

Ada isu, anda masih memiliki 'orang-orang' di PSSI, yakni orang-orang lama yang akan menjadi perpanjangan tangan anda menjalankan status quo. Bagaimana tanggapan anda?
Kenapa mesti ada status quo? Tidak ada status quo dalam olahraga, olahraga itu adalah prestasi. Itu adalah pikiran orang yang sangat keliru karena menjadikan PSSI sebagai organisasi politik, komentarnya saja sudah komentar politik.

Apakah ada calon ketua umum yang mau membawa PSSI ke politik?

Oh itu sudah sangat jelas. Sebelum saya dilengserkan sudah ada calon ketua umum yang melakukan gerakan dengan mengeluarkan uang banyak untuk membayar orang-orang agar mau mendemo saya. Mereka juga membayar para pemilik suara. Cara-cara seperti ini kan adanya cuma di politik tidak di organisasi olahraga.

Ketua Umum seperti apa yang seharusnya dipilih di kongres nanti?
Yang seharusnya dijadikan kandidat ketua umum itu adalah orang-orang yang memenuhi persyaratan atau sesuai dengan standar statuta FIFA PSSI. Bila tak memenuhi persyaratan itu jangan diterima untuk jadi ketum PSSI.

Apa solusi dari anda agar kongres nanti bisa berjalan dengan baik?
Menurut pandangan saya, kongres dan pemilihan ketua umum PSSI harus diserahkan kepada 500 lebih anggota PSSI. Jangan diserahkan kepada pemilik suara yang sudah terkontaminasi dengan berbagai macam kepentingan itu.

Apa kegiatan Pak Nurdin sejak tidak di PSSI lagi? masihkah bapak mau mengurus bola?
Saya sekarang mengurus orang-orang yang bermain bola saja. Misalnya, saya dan Nirwan D Bakrie (mantan Wakil Ketua Umum PSSI), sekarang konsentrasi mengurus klub yang baru dibeli Grup Bakrie di Belgia. Kami juga memantau terus beberapa anak muda yang sementara kami utus untuk sekolah sepakbola di Uruguay. Itu akan jadi masa depan yang jelas buat bangsa ini.  



Wawancara diatas dirangkum oleh wartawan Tribunnews.


Friday, June 24, 2011

Berita Bola: Inilah Alasan Mengapa Klub Besar Eropa Tidak Singgah di Indonesia

Berita Bola: Inilah Alasan Mengapa Klub Besar Eropa Tidak Singgah di Indonesia. Tidak jelasnya masa depan sepakbola Indonesia membuat promotor takut mendatangkan klub-klub besar Eropa. Indonesia sebenarnya mampu mendatangkan klub-klub seperti Manchester United, Barcelona dan Real Madrid.

Hal tersebut diungkapkan salah satu promotor sepakbola Indonesia, Herman Ago. Herman menilai pihaknya takut untuk mendatangkan klub-klub Eropa karena belum jelasnya sepakbola Indonesia.

"Indonesia bukannya tidak mampu. Justru sejumlah promotor, termasuk saya, sudah berencana untuk mendatangkan klub-klub Eropa tahun ini. Tapi, dengan kondisi persepakbolaan kita seperti ini, kami jadi takut untuk mencapai kesepakatan," ujar Herman.

Herman mencontohkan ketika dirinya sudah berencana untuk mendatangkan salah satu klub raksasa Eropa asal Spanyol, Real Madrid. Bahkan Herman mengaku optimistis bisa mendatangkan Real Madrid setelah bertemu dengan Duta Besar Indonesia untuk Spanyol, Adityawidi Adiwoso Asmady, April 2011 lalu.

Namun, Herman berpikir dua kali untuk mencapai kesepakatan mendatangkan Real Madrid tahun ini. "Kalau saya deal dengan pihak Real Madrid dan memberikan uang muka, sedangkan kita tahu-tahunya kena sanksi FIFA, hilang uang itu," papar Herman.





Herman berencana untuk mendatangkan Real Madrid tahun depan dan tidak menutup kemungkinan Barcelona jika kondisinya kondusif. Sebelumnya Herman menegaskan Real Madrid kemungkinan besar akan tur ke Indonesia pada Mei 2012.

Biaya untuk mendatangkan klub sekelas Madrid pun tidaklah murah. Herman mengaku untuk mendatangkan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan ke Indonesia membutuhkan dana sekitar Rp40 miliar. "Itu sudah termasuk match fee, logistik dan transportasi tim," ucap Herman.

Biaya Rp40 miliar termasuk yang tertinggi. Harga tersebut  Agen SBOBET hampir sama ketika Manchester United berencana tur ke Indonesia pada 2009. Herman merupakan Ketua Bidang Komersialisasi LOC MU Tour 2009 yang batal karena adanya bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta.

Indonesia sendiri tahun ini tidak disinggahi klub-klub Eropa, berbeda jauh dengan nasib Malaysia yang didatangi tiga klub raksasa Inggris, Chelsea, Liverpool dan Arsenal. Chelsea juga berencana menyambangi Thailand.

Indonesia hanya didatangi sejumlah pesepakbola 
Agen SBOBET dan mantan pesepakbola dunia seperti Cesc Fabregas dan Giovanni van Bronckhorst. Rencananya punggawa MU, Rio Ferdinand, juga akan menyambangi Indonesia, 29 Juni mendatang.


Tuesday, June 21, 2011

Berita Bola: Daftar 10 Pemain Paling Potensial di Asia 2011

Berita Bola: Daftar 10 Pemain Paling Potensial di Asia 2011. Kontribusi bagus yang diberikan Irfan Bachdim bagi timnas Indonesia pada saat Piala AFF 2010 lalu, tak cuma menyita perhatian publik tanah air. Pemain naturalisasi Indonesia asal Belanda itu dianggap sebagai salah satu pemain potensial Asia oleh situs olahraga Sport Illustratred.

Nama Irfan Bachdim meroket menyusul keikutsertaannya di Piala AFF 2010 lalu. Menjadi salah satu pemain keturunan yang direkrut masuk timnas, pesepakbola 22 tahun itu membuktikan kalau dia tak cuma punya wajah rupawan karena skill olah bolanya juga sangat baik.

Dua gol yang dibuat Bachdim di turnamen tersebut mungkin belum Agen Bola Terbaik cukup membuktikan kehebatan pemain kekahiran Amsterdam tersebut. Namun dengan pergerakan dan kemampuan mengkreasikan peluang buat rekan-rekannya menunjukkan kalau dia punya potensi menjadi pemain besar Indonesia.




Bukan cuma publik sepakbola tanah air saja yang ternyata terpikat perhatiannya oleh apa yang ditunjukkan pria bernama lengkap Irfan Haarys Bachdim tersebut. Majalah olahraga asal Amerika
Agen Judi Online Serikat Sports Illustrated, melalui kolumnisnya John Duerden, memasukkan Bachdim dalam daftar 10 pemain Asia yang layak dapat perhatian lebih.

"Setelah penampilannya di Piala AFF 2010, saat Bachdim mencetak gol perdana internasionalnya di Jakarta menghadapi Malaysia, dia mungkin telah menjadi bintang terbesar di sepakbola Asia Tenggara
Bandar Taruhan Bola terutama di antara para wanita," demikian tulis Duerden dalam kolomnya.

Selain mengomentari soal kemampuan sepakbola Bachdim, Duerden juga menuliskan soal popularitas sang striker. Dengan wajah tampan, tato di beberapa bagian tubuh serta kekasih cantik yang merupakan model lingerie di Jerman, Bachdim disebut sebagai salah satu 'Beckham' lokal Asia.

Sebagai catatan, ini bukan kali pertama Duerden memasukkan nama pesepakbola asal Indonesia ke dalam daftar pesepakbola Asia dengan kemampuan menonjol. Sebelumnya Okto Maniani dapat sanjungan tinggi dan dianggap sebagai salah satu pemain Asia yang layak merumput di Eropa.

Daftar 10 Pemain Paling Potensial di Asia 2011:

1. Ahmed Khalil (Uni Emirate Arab/Striker)
2. Yoo Byung-soo (Korea Selatan/Striker)
3. Kensuke Nagai (Jepang/Korea Selatan)
4. Kawin Thamsatchanan (Thailand/Kiper)
5. Zhang Linpeng (China/Bek)
6. Eshan Hajisafi (Iran/Bek)
7. Jong Il Gwan (Korea Utara/Striker)
8. Jeje Lalpekhlua (India/Striker)
9. Naif Hazazi (Arab Saudi/Striker)
10. Irfan Bachdim (Indonesia/Striker)

Sunday, June 12, 2011

Berita Bola: Grup Bakrie Resmi Kelola Arema FC

Berita Bola: Grup Bakrie Resmi Kelola Arema FC. Setelah didera persoalan finansial sepanjang musim, Arema FC kini menatap masa depan lebih cerah. Paling tidak, persoalan yang sama diprediksi tak akan terulang musim depan setelah masuknya Grup Bakrie sebagai pengendali.

Penasehat Arema FC Rendra Kresna mengungkapkan, masuknya Grup Bakrie ke Arema akan menaikkan pamor Singo Edan. Bahkan dengan dukungan dana yang mencukupi, Arema siap menargetkan juara untuk kedua kalinya di ISL.

"Saya percaya Grup Bakrie akan menjadi pengelola terbaik untuk Arema, karena memang berpengalaman di sepakbola sekaligus dukungan finansial yang bagus. Dikendalikan Bakrie, saya yakin masa depan klub ini akan lebih cerah," kata Rendra kemarin.

Proses akuisisi tim yang berdiri 11 Agustus 1987 ini memang berjalan alot, terutama karena keberadaan Ketua Yayasan Arema M Nur yang enggan mundur. Tapi Rendra dengan mantab mengatakan Arema sudah dalam genggaman Bakrie, terlepas dari status M Nur.

Hanya saja hingga kini Arema dan Bakrie masih menunggu momen yang pas untuk membubuhkan tandatangan. "Deal-nya sudah. Tinggal peralihan pengelolaan saja. Semoga bisa terealiasi sebelum kompetisi berakhir," tegas Bupati Malang ini.





Sesuai kesepakatan, jika pengelolaan telah berpindah tangan, maka Bakrie bakal langsung menuntaskan tanggungan gaji pemain. Kebutuhan gaji pemain diprediksi sekitar Rp5 miliar. Dengan demikian Bakrie harus mengucurkan minimal Rp10 miliar untuk kebutuhan musim ini, termasuk pembayaran hutang serta tanggungan lain.

Sayang belum disebutkan secara rinci apakah Bakrie juga membayar fee tersendiri untuk take over, selain membayar tanggungan klub. Yang pasti, susunan manajemen nantinya bakal diserahkan ke Bakrie sebagai pengelola anyar, termasuk dipertahankan-tidaknya M Nur.

Grup Bakrie bakal mengikuti jejak PT Bentoel Prima yang mengelola Arema FC sejak 2003 hingga 2009. Selama pengelolaan Bentoel, tim Singo Edan pernah memiliki pemain-pemain kelas atas alias berstatus bintang dan tak pernah berkeluh kesah soal isi rekening.

Sayang selama dikelola PT Bentoel, Arema justru tak pernah menjadi juara ISL dan hanya mampu menjuarai Piala Indonesia dua edisi. Dengan masuknya Grup Bakrie, Aremania tentunya berharap timnya lebih agresif dalam perburuan pemain yang berkualitas.

Sementara, jika Grup Bakrie nantinya mengendalikan Arema, maka langkah pertama adalah mempertahankan pemain berkualitas yang ada sekarang. Sejumlah nama dinilai masih layak meneruskan karirnya bersama tim yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan itu.

"Menurut saya banyak pemain yang layak dipertahankan. Mungkin itu jadi tugas utama manajemen nantinya. Jika didukung pengelola seperti Bakrie, saya yakin sejumlah pemain masih loyal atau bersedia bertahan," ungkap Media Officer Arema Sudarmaji.

Friday, June 10, 2011

BERITA BOLA: Franchise Sekolah Sepak Bola (SSB) Semakin Marak di Indonesia

BERITA BOLA: Franchise Sekolah Sepak Bola (SSB) Semakin Marak di Indonesia. Pertengahan Mei lalu, Liverpool dipastikan menjadi klub ketiga yang mulai menancapkan kukunya di kancah sepak bola Indonesia. Setelah Real Madrid dan Arsenal, The Reds ikut membuka Sekolah Sepak Bola (SSB) di Indonesia. Hubungan baik antara Liverpool dengan British Chambers Indonesia membuahkan Liverpool Football CLub (LFC) Academy Indonesia.

Persis saat Soccer School Indonesia (SSI) Arsenal dan SSB Real Madrid muncul, banyaknya fans fanatik The Reds di tanah air dijadikan alasan didirikannya LFC di Indonesia. Hal ituu diakui Phil Neal, selaku perwakilan The Reds. "Suporter setia Liverpool berkembang dengan pesat di Indonesia. Jumlah orang Indonesia di fun page resmi Liverpool mencapai 500 ribu," ujar Neal.

Menjamurnya SSB berlisensi internasional atau franchise tentu memberikan keuntungan bagi sepak bola Indonesia. Selain menularkan pola latihan ala klub-klub besar Eropa, keberadaan mereka diharapkan bisa membantu pembinaan usia dini.




Sejauh ini belum banyak pemain Indonesia yang bisa mencicipi sepak bola Eropa usai mengikuti pelatihan di SSB franchise tersebut. SSI Arsenal misalnya, sejak berdiri pada tahun 2007, SSB yang dimiliki oleh Imam Arif itu baru mengirimkan dua pemainnya untuk bergabung ke Akademi Arsenal di London, yaitu Ikhsan dan Irfan Fandi Ahmad.

Menurut Nina Raganatha, General Manager SSI Arsenal, skill pemain yang menjadi salah satu tolok ukur sulit dipenuhi. "Tak semua pemain bisa masuk ke sana. Ada seleksi yang harus dilalui," ujar Nina.

Tak pelak anggapan miring pun muncul. Keberadaan SSB franchise dinilai hanya sebagai wadah untuk mencari keuntungan. Jika dibuat persentase, 60 persen dari usaha dagan mereka diperuntukkan untuk sisi komersial.

Yahya Yusworo, Head of Operation LFC Academy mengakuinya. "Saya tidak menampik hal itu. Kami juga mempunyai tujuan untuk mencari keuntungan. Mencari orang-orang kaya atau katagori pangsa pasar A yang mau bergabung bersama kami," tegas Yahya.

Akan tetapi, tegas Yahya, SSB franchise tentu memiliki keunggulan yang tidak dimiliki SSB lokal. "Liverpool atau Arsenal tentu akan mencari bibit-bibit unggul lewat akademi yang mereka miliki. Oleh karena itu, kesempatan untuk memperkuat atau direkomendasikan ke klub Eropa lainnya terbuka lebar jika anda bergabung ke SSB franchise seperti LFC Academy atau SSI Arsenal."

Banyak keuntungan yang di dapat jika bergabung ke SSB berlisensi internasional. Selain kesempatan di rekrut klub Eropa, pola latihan yang bagus dan dukungan staf jempolan, tentu berdampak positif pada para pemain. Dengan ditangani oleh ahlinya, skill pemain bakal makin terasah.

Meski demikian, hal itu bukan berarti mengecilkan keberadaan SSB lokal. Dewasa ini, SSB lokal di tanah air sudah memiliki proses seleksi dan kompetisi yang jauh lebih ketat. Kualitas pemain pun semakin teruji karenanya. Bahkan, tak jarang pebola jebolan SSB lokal direkrut ke klub-klub profesional.

SSB Asiop Apacinti misalnya, SSB yang baru saja menjuarai Liga Kompas Gramedia U-14 itu tercatat sering menelurkan pemain ke tim level tertinggi sepak bola nasional. Nur Ikhsan yang sempat berkostum Persija Jakarta, hingga Airlangga Sucipto yang kini bergabung ke Persib Bandung merintis karir mereka di Asiop.

"Biasanya seperti itu. Saat ini, saya mempunyai beberapa pemain muda yang cukup bagus. Mereka tidak hanya saya rekomendasikan ke klub ISL, namun juga buat kepentingan timnas," sebut Sutan Harhara, head coach SSB Asiop.

Dengan dana yang lebih minim, SSB lokal pun tak kalah memberikan masa depan yang cerah. Namun, apapun jalur yang ditempuh, Yahya menegaskan semuanya kembali pada tekad dari para pemain.  




Sunday, June 5, 2011

Berita Bola: Proses Pembuatan Film Sepak Bola Indonesia "Tendangan Dari Langit"

Berita Bola: Proses Pembuatan Film Sepak Bola Indonesia "Tendangan Dari Langit". Dunia perfilman tanah air akan diramaikan dengan kehadiran film bertema olah raga, khususnya sepak bola. Dalam beberapa tahun terakhir, meski tak sering diangkat, sepak bola telah menjadi salah satu inspirasi bagi pelaku hiburan.

Agustus nanti, pecinta film nasional serta pecandu sepak bola yang rindu dengan hadirnya film sepak bola bakal terpuaskan dengan film "Tendangan Dari Langit". Film ini sekarang masih dalam proses syuting di Malang.

Tendangan dari Langit menceritakan kisah tokoh utama, Wahyu, yang berjuang menggapai impian menjadi seorang pesepakbola andal seperti pemain idolanya, Irfan Bachdim. Sayang, ayah Wahyu tidak merestui keinginan itu. Lika liku perjuangan Wahyu itulah yang menarik untuk disaksikan.

Rumah produksi Sinemart, yang memproduksi film ini, tampaknya tak main-main. Hal itu tercermin dari pemilihan Hanung Bramantyo sebagai sutradara. "Hanung merupakan salah seorang sutradara muda berbakat yang dimiliki Indonesia. Kami gembira Hanung bersedia menyutradarai film ini," ujar Abdul Aziz, head  Agen SBOBET of public relation and promotion Sinemart.

Selain menampilkan pendatang baru, Yosie Kristanto, sebagai pemeran Wahyu, serta Irfan Bachdim, Kim Jeffrey Kurniawan serta skuad Persema, film ini juga didukung dengan sejumlah aktor watak seperti Agus Kuncoro dan Sujiwo Tejo. Pesepak bola seperti Danillo Fernando pun ikut nongol.

Saat BOLA menyaksikan syuting di Stadion Gajayana, Malang, proses Agen IBCBET pengambilan gambar melibatkan ribuan figuran. Selain masyarakat umum, hadir pula para pendukung Persema. Sepanjang hari, sekitar 2500 kelompok suporter Persema rela bertahan dalam cuaca panas demi menyukseskan pembuatan film ini. Mereka diminta berperan menjadi mereka sendiri, yakni suporter. Maklum, adegan yang diambil gambarnya saat itu adalah pertandingan Persema melawan tim fiktif, Jayakarta.

Lantaran berlangsung di bawah terik matahari dalam waktu lama, beberapa suporter wanita jatuh pingsan. Kim pun sangat terharu. "Dukungan mereka pada kami luar biasa. Ucapan terimakasih rasanya masih kurang. Semoga mereka puas menonton filmnya," ucap Kim.





Selain Kim, Irfan tetap menjadi magnet bagi penggemarnya. "Saya bersedia hadir di pengambilan gambar ini karena ada Irfan dan Kim. Saya memang mengidolai mereka," ujar Arie Vika Pratiwi, cewek asli Malang yang datang ke Gajayana bersama beberapa rekannya untuk menjadi figuran. Vika pun tak sabar ingin segera menonton Tendangan Dari Langit ini. "Filmnya pasti bagus," imbuhnya.

Proses syuting berlangsung sejak Kamis (26/5), di Malang dan kawasan Bromo. Pembuatan film ini dijadwalkan selesai dalam waktu satu bulan. "Kami membidik momen libur Lebaran untuk Agen 338a merilis film ini karena kami ingin seluruh keluarga bisa bersama menikmati film ini dalam suasana kekeluargaan sehingga pesan moral yang ingin kami sampaikan bisa mengena," kata Aziz. 

Monday, May 30, 2011

Berita Bola: Inilah Keputusan FIFA Atas Kegagalan Indonesia Memilih Ketua Umum PSSI Yang Baru

Berita Bola: Inilah Keputusan FIFA Atas Kegagalan Indonesia Memilih Ketua Umum PSSI Yang Baru. Nasib Indonesia masih terselamatkan, setelah FIFA masih memberi satu kesempatan lagi mengadakan konggres untuk memilih Ketua Umum PSSI yang baru. Kepastian ini disampaikan oleh Ketua Komite Normalisasi, Agum Gumelar yang telah bertemu dengan perwakilan FIFA, Thierry Regenass, di Zurich hari ini, 30 Mei 2011.

"Kepada Indonesia FIFA memberikan peluang untuk menyelesaikan persoalan melalui Kongres paling lambat 30 Juni. Kalau sampai 30 Juni belum juga berhasil (menyelesaikan Kongres dan memilih Ketua Umum baru), maka per 1 Juli otomatis Indonesia akan disuspend," kata Agum.

Ini adalah kali ketiga FIFA mentolerir kegagalan Indonesia menggelar Kongres PSSI. Yang pertama pada 26 Maret di Pekanbaru. Dan kemudian yang masih hangat dalam ingatan adalah pada 20 Mei di Jakarta yang kemudian ditutup Agum setelah timbul kericuhan.

"Masa iya kita sudah diberi peluang ini tapi masih juga Agen Bola Terbaik mengesampingkannya. Kami berharap peran aktif pemerintah untuk mendukung agar Kongres nanti bisa berlangsung dengan baik," kata Agum.

Agum datang ke Zurich bersama Plt Sekjen PSSI Joko Driyono. Agum mengatakan sepulangnya nanti ke Indonesia, ia akan melakukan dialog dengan semua kalangan sepakbola termasuk dengan George Toisutta dan Arifin Panigoro.





Dua orang ini dengan dukungan penuh dari Kelompok 78 bersikeras untuk ikut bursa pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Umum. Padahal FIFA telah menegaskan berulang kali kalau mereka plus Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie dilarang ikut serta.

"Soal empat calon tadi ditegaskan tidak bisa (ikut pemilihan) oleh FIFA. Sudah final dan harus dipedomani," kata Agum. 

Hasil keputusan FIFA ini, merupakan berita yang sangat menyenangkan karena beberapa agenda timnas Indonesia akan tetap berjalan. Oleh karena itu, kepada semua petinggi-petinggi PSSI kita harapkan dapat berpikir bijak agar kesempatan mengadakan konggres oleh FIFA untuk yang terakhir kalinya nanti dapat menghasilkan seorang Ketua Umum PSSI yang baru.

Maju sepak bola Indonesia.......


Thursday, May 5, 2011

Keluarga Bakrie Kuasai 90 Persen Saham RCS Vise, Klub Devisi Dua Liga Belgia

Keluarga Bakrie Kuasai 90 Persen Saham RCS Vise, Klub Devisi Dua Liga Belgia. Klub Devisi Dua Belgia, Royal Circle Sportif Vise resmi menjadi milik keluarga Bakrie. Setelah teken kontrak 15 April, klub ini akan lebih berwarna Indonesia ketimbang Eropa.

Adalah Andika Nuraga (Aga), putra sulung Nirwan Bakrie yang menjadi chairman. Langkah mana yang akan ditempuh dan target apa yang akan direalisasikan sepenuhnya ada di pundaknya.

Pertandingan terakhir RCS Vise vs Antwerpen sekaligus ucapan selamat datang kepada rombongan pers Indonesia. Aga merasa beruntung karena laga berakhir dengan kemangan Vise 3-1 setelah tertinggal 0-1.

Dengan kemenangan itu, posisi Vise di klasmen akhir menjadi no 5 menggeser Antwerpen. Posisi ini aman dari zona degradasi tapi juga tidak promosi.

Di Belgia, setiap musim kompetisi hanya meloloskan satu klub promosi dan satu klub degradasi secara langsung. Klub kedua degradasi atau promosi harus melalui babak play off.

Apakah proses pengalihan kepemilikan berlangsung mudah? Ternyata tidak demikian. Menurut Aga, pihaknya sudah dua tahun mengincar klub ini
(Agen Bola Terbaik, Agen Judi Bola, Agen Taruhan Bola).

Memiliki akademi sepakbola dengan fasilitas latihan yang memadai menjadi pertimbangan utama. Infrastruktur ini akan memudahkan pemain-pemain muda Indonesia menimba ilmu di Belgia kelak.

Menurut Roberto Regis Milano, utusan Bakrie dalam bernegosiasi, sebelumnya banyak klub yang diincar. Stadion Vise memang kecil tapi memiliki sarana pendukung luar biasa.

Bayangkan, klub ini memiliki 10 lapangan untuk latihan anak-anak di lahan luas. Stadion yang dimiliki memang berkapasitas 3000, tapi akan segera ditingkatkan.

Wali Kota Marcel Neven saat dikunjungi Aga dikantornya menyatakan dukungannya. Neven pun berharap klub sepak bola ini menjadi identitas kota yang dipimpinnya, apalagi berhasil masuk Devisi Satu.

Penampilan klub tidak terlalu jelek, potensi pemain cukup mumpuni untuk kelas Devisi 2. Karena itu, menurut Aga kualitas klub ini harus ditingkatkan dengan menyuntikan pemain berkelas.

Musim kompetisi 2012/2013 sudah ditargetkan akan promosi ke Devisi 1. Nah, untuk mendukung itu, pihak klub juga tengah mempersiapkan renovasi stadion yang hanya berkapasitas 3000 menjadi 10.000-15.000 penonton.

Sudah menjadi agenda utama klub bahwa tiga orang pemain Indonesia akan didaftarkan. Belum dipastikan, tapi sudah hampir pasti diambil dari pemain-pemain muda U-18 yang tengah berlatih di Uruguay.

"Komitmen kami memang begitu. Pemain Indonesia harus bermain untuk Vise. Mungkin awalnya tidak mudah, tapi pelatih juga harus memahami misi kami," ujar Aga.

Berlatih bersama dan berkomunikasi dengan pemain lain akan mempercepat pematangan. Menurut Roberto, setidaknya pemain Indonesia masuk daftar pemain cadangan dulu di bench.

Jika memang pemain Indonesia berkualitas dunia, ini akan memotovasi pemain lainnya. Semakin banyak pemain berlaga di kompetisi Internasional, maka harapan lolos ke Piala Dunia bukan impian hampa.

Bermain di Vise dapt disebut sebagai jendela untuk memandang lias ke Eropa. Bila ternyata hasilnya oke, maka dengan sendirinya Vise akan semakin mengentalkan warna Indonesia.

Berapa komposisi saham dan ditargetkan kembali modal memang tidak diungkapkan. "Pokoknya pemilik mayoritaslah. Kapan balik modal juga belum difokuskan ke arah sana," tutur Aga.

Informasi lain menyebutkan bahwa 90 persen kepemilikan klub ada di Bakrie. Itulah sebabnya klub ini sepenuhnya akan dikelola dengan manajemen baru.

Di balik konflik sepak bola nasional, ternyata Bakrie melihat jauh ke depan. Ini langkah paling tepat ketimbang berkutat di dalam negeri yang lebih kental intrik ketimbang karya nyata.

Awal yang sangat baik bagi sepak bola Indonesia. Kapan bibit yang ditanam akan dituai, kita belum tahu. Tapi setidaknya telah terbuat sesuatu.

Tuesday, May 3, 2011

Susunan Pengurus dan Pelatih Timnas SEA Games 2011

Susunan Pengurus dan Pelatih Timnas SEA Games 2011
Susunan Pengurus dan Pelatih Timnas SEA Games 2011. Mantan pelatih kepala Timnas SEA Games U-23, Alfred Riedl memberikan kesempatan pelatih pribumi untuk memoles skuad U-23 yang disiapkan jelang SEA Games November mendatang.

Badan Timnas telah resmi menunjuk Rahmad Darmawan yang menjadi pelatih kepala. Tidak hanya Rahmad Darmawan, BTN juga memberi jabatan asisten pelatih kepada pelatih-pelatih lokal seperti Widodo C Putro dan Aji Santoso. Dengan komposisi kepelatihan timnas U-23 saat ini, maka praktis timnas junior tersebut bakal seratus persen dipoles pelatih-pelatih lokal.

Meski nama Alfred Riedl masih tercantum sebagai Technical Advisor timnas Sea Games, namun nampaknya pelatih yang dinilai sangat ketat dalam menerapkan disiplin tersebut tidak akan banyak turut campur meramu pemain, sampai menentukan strategi permainan tim.

Pasalnya, Riedl sendiri sudah mulai disibukan dengan agenda mempersiapkan timnas senior mengikuti ajang internasional lain.

Pelatih kepala timnas SEA Games, Rahmad Darmawan mengaku, komposisi tim kepelatihan serta official timnas SEA Games saat ini sudah makin solid. Tidak hanya itu, Rahmad Daarmawan mengaku telah bersama-sama menggodok sejumlah program latihan yang disiapkan khusus guna meraih medali emas di ajang Sea Games mendatang. (Agen IBCBET, Agen SBOBET, Agen 338a).

"Kami telah memaparkan program kerja secara umum kepada Satlak Prima dan BTN (Badan Tim Nasional) bagaimana membentuk timnas yang bisa meraih medali emas dalam SEA Games nanti. Saat ini, kami hanya ingin fokus ke sana. Tim kepelatihan dan kepengurusan sendiri saya kira sudah sangat solid," ujar Rahmad Darmawan di Hotel Atlet Century Senayan.

Berikut Susunan Pengurus dan Pelatih Timnas SEA Games 2011:

Manajer Timnas U-23: Manajer Kol Inf Made Agra
Wakil Manajer Adika Nuraga

Official Timnas U-23:
  • Sekretaris: Arya Abhiseka 
  • Staff Sekretaris: Andri Paranoan
  • Staff Sekretaris: Habibie
  • Staff Sekretaris: Faiz Farhan
  • Media Officer: Rezha Anggara RY
  • Bendahara: Sunarto
  • Staff Bendahara: Lamdefil
  • Support & Logistic: Llano Mahardika
Technical Advisor: Alfred RiedlHead Coach: Rahmad Darmawan
Assisten Head Coach: Widodo C PutroAssisten Head Coach: Aji Santoso
Goal Kepeer Coach: Eddy Harto
Physical Coach: Satia Bagdja Ijatna

Dokter: Alex Saefullah
Nutisions: Erwin Christianto
Sport Physicology: NugrahaPhysioterapy: Haris Tabianto
Masseur: SudirMasseur: Harmun Agussoca
Masseur: Dedy MulyadiKit Man: Dedi Riswanto
Kit Man: Muhammad Ali Sadikin
Kit Man: Mihammad Zakaroni

Milan Junior Camp 2011 Dibuka

Milan Junior Camp 2011 Dibuka
Milan Junior Camp 2011 Dibuka. AC Milan menggelar kembali event Milan Junior Camp 2011. Program ini untuk mewadahi anak-anak yang ingin menghabiskan program liburan mereka dengan kegiatan mendidik, menarik sekaligus menghibur, juga bisa bermanfaat untuk bekal di masa mendatang.

Dikembangkan oleh AC Milan secara langsung, klub raksasa Italia itu memberikan kesempatan untuk anak-anak di seluruh dunia menimba ilmu dalam olah bola ala Rossoneri. Indonesia menjadi salah satu negara yang masuk dalam agenda Milan Junior Camp 2011.

Milan Junior Camp, atau yang biasa disebut MJC, merupakan program liburan bertema sepakbola. Semua anak-anak di antara enam sampai 17 tahun boleh mengikuti MJC. Tidak dibutuhkan skill khusus, tapi tetap harus ada kecintaan dan komitmen pada pelatihan sepakbola yang harus ditunjukkan.

Mereka yang memberikan pelatihan pun bukan pelatih biasa saja. Pelatih AC Milan akan didatangkan langsung untuk memberikan teknik-teknik dasar bermain sepakbola secara baik dan benar di setiap camp.

Bergabung dan mengikuti liburan ala MJC juga berarti menjalani liburan dengan banyak berolahraga, didukung lingkungan yang sehat, keamanan, higuran dan edukasi, semuanya di waktu dan tempat yang sama. Semua bahan-bahan ini digabungkan untuk bisa menjadi bahan ajar guna meningkatkan kualitas bermain sepakbola.

Untuk MJC 2011 akan digelar di Bali. Sementara seleksi akan mulai dilangsungkan pada 7-8 Mei dengan dibuka di Jakarta, tepatnya di Lapangan PTIK dengan Daniele Massarro mewakili AC Milan. Selain di Jakarta, seleksi juga dilangsungkan di sembilan kota lain, yaitu Medan, Palembang, Pekanbaru, Bandung, Bali, Semarang, Malang, Balikpapan dan terakhir Makassar.

Dari seleksi ini, akan diambil enam peserta terbaik di tiap kota yang akan mendapat beasiswa penuh mengikuti MJC Bali 2011.

Dipilihnya Bali sebagai venue MJC 2011 tak lepas dari tujuan awal event ini, yaitu memberikan liburan dengan bertema sepakbola. Bali yang identik sebagai salah satu tempat wisata terbaik di Indonesia pun akhirnya dipilih.

MJC di Bali akan menawarkan beragam keuntungan dari program latihan kelas dunia, ditambah petualangan dan tur stimulasi yang hanya bisa ditemukan di Pulau Dewata. Kawasan yang cerah dan lingkungan yang sehat juga bersahabat diharapkan bisa memberikan pengalaman liburan yang mengesankan.

Ada pun MJC di Bali akan dibagi dalam tiga kelompok umur, termasuk U-16, U-14 dan U-12, yang menawarkan pengalaman sekali seumur hidup yang fantastis, belajar skill sepakbola dari pelatih yang ditunjuk langsung dari AC Milan.

Di akhir pelatihan akan dipilih satu Anak Paling Berkembang (MVP) dan satu peserta paling beruntung dari setiap kelompok umur yang diundang langsung untuk bergabung All Star Team Challenge ke Italia.

Ada pun penyelenggaraan MJC di Indonesia tahun ini merupakan yang kedua. Tahun lalu terpilih 17 anak yang masuk dalam All Star Team Indonesia 2010, antara lain:

1. Samuel Budi Santoso (14tahun/Jakarta)
2. James Kho, (16/Jakarta)
3. Galih Dwi Jayanto (15/Bali)
4. Richard Hidayat (15/Jakarta)
5. Ferry Ferdiansyah (15/Bintan)
6. Armando Mamangkay (15/Jakarta)
7. Agus Setyawan (15/Bali)
8. Arvie Nabiel (15/Jakarta)
9. Eriyanto (14/Sukabumi)
10. I Putu Angga Eka Putra (14/Bali)
11. M.Aek Nabara (14/Jakarta)
12. David Nathan (14/Jakarta)
13. Alberto Putra Miggliavacca (13/Bali)
14. Albani Adiyasa Zachman (13/Jakarta)
15. Nur Nugroho (12/Jakarta)
16. Mahir Radja Satya Djamaoeddin (12/Jakarta)
17. Adjani Yahya (9/Jakarta).

Hebatnya, tim Indonesia bisa menjadi juara Milan Junior Camp Day Tournament yang diselenggarakan di San Siro, Milan, setelah mengalahkan tim asal Italia, ASTI, 1-0

Wednesday, April 6, 2011

Greg Nwokolo Bersiap Susul Jejak Cristian Gonzales Perkuat Timnas Indonesia Pra Piala Dunia 2014

Greg Nwokolo Bersiap Susul Jejak Cristian Gonzales Perkuat Timnas Indonesia Pra Piala Dunia 2014. Setelah sukses menaturalisasi Cristian Gonzales di Piala AFF 2010 lalu, Badan Tim Nasional (BTN) kini mempersiapkan setidaknya lima pemain asing untuk menjadi anggota skuad timnas Pra Piala Dunia 2014.

Hal itu diutarakan Deputi Bidang Teknis BTN Iman Arif setelah menyaksikan aksi Greg Nwokolo pada laga Persija Jakarta kontra Persiwa Wamena, Rabu (6/4/2011) sore WIB. Greg yang sejak 2006 merumput di kompetisi ISL memang jadi incaran utama.

Bahkan pemain berkebangsaan Nigeria itu yang menyatakan kesediaannya untuk berkostum 'Merah Putih'. Meski belum pernah memberikan gelar sekalipun bagi Persija atau Persis Solo (klub pertamanya di Indonesia), Greg boleh dibilang termasuk salah satu pemain asing top di sini.

"Saya tadi melihat pertandingan Persija melawan Persiwa untuk memantau Greg. Dia sudah bersedia menyerahkan dokumen-dokumen untuk proses naturalisasi. Namun, saya mau membicarakan dulu mengenai hal ini kepada pelatih Alfred Riedl," tutur Iman kepada wartawan.

Tak hanya Greg, BTN juga berkeinginan menaturalisasi John Van Beukering, Sergio Van Dijk,Tonni Cussel dan Victor Igbonefo.

Nama Van Dijk sendiri sempat digadang-gadang akan masuk skuad AFF lalu, meski akhirnya pemain blasteran Belanda-Maluku itu urung dinaturalisasi karena tak mau melepas kewarganageraan Belandanya.

Untuk Igbonefo, bek asal Nigeria itu sudah sekitar empat musim bermain di Persipura Jayapura dan jadi pilar penting tim tersebut.

"Mereka belum tentu masuk tim inti. Tetap harus melalui proses seleksi," tandas Iman.

Pada ajang PPD 2014, Indonesia akan bertemu Turkmenistan di putaran kedua. Anak asuh Alfred Riedl itu akan memainkan laga away dulu pada 23 Juli sebelum jadi tuan rumah lima hari kemudian.