Showing posts with label coppa del rey. Show all posts
Showing posts with label coppa del rey. Show all posts

Wednesday, April 27, 2011

Del Bosque Khawatirkan Dampak El Classico Terhadap La Furia Roja

Del Bosque Khawatirkan Dampak El Classico Terhadap La Furia Roja. Final Copa del Rey antara Real Madrid kontra Barcelona, midweek lalu, menyajikan 14 personel La Furia Roja di dalamnya.  Sembilan jugador mewakili pasukan Blaurgana, sedangkan sisa lima pemain mewakili Los Blancos. Aksi pamer tempo tinggi, kualitas ciamik, fisik prima, secara tak langsung memberi gambaran betapa dahsyatnya kekuatan Tim Matador.

Final Copa di Mestalla itu sendiri merupakan lakon el clasico ketiga musim ini. Dibandingkan dua tajuk terpanas di Ranah Spanyol sebelumnya, yang berwujud La Liga, kadar rivalitas tak pernah mencapai titik didih seperti yang terjadi di rumah Valencia tersebut.

Maklum, aksi saling dorong, tekel keras, hingga perangai tak pantas sempat dipraktikkan pentolan kedua kubu. Bahkan seringnya malah melibatkan sesama anggota La Roja. Ingat, masih ada tambahan satu laga el clasico di semifinal Liga Champion.

"Saya sangat menghawatirkan bentrokan antara pemain saya selama el clasico ini. Saya harap tidak ada yang terbawa ke dalam ruang ganti saya," begitu keluhan Vicente del Bosque, el entrenador Espana.

Menurut Del Bosque, hubungan erat antar pemain selama inilah yang menjadi fondasi kuat Spanyol guna memetik kesuksesan. Meski gengsi dan kualitas duel Madrid vs Barcelona naik setingkat akibat meruncingnya rivalitas, efek sampingnya bisa mempengaruhi atmosfer timnas.

"Seharusnya kita bisa cukup cerdik dan mengingat bahwa timnas berada di atas persaingan klub manapun," imbuh Carlos Marchena, personel La Roja yang membela Villarreal.

Thursday, April 21, 2011

Inilah Daftar Lengkap Juara Copa Del Rey

Inilah Daftar Lengkap Juara Copa Del Rey. Kemenangan 1-0 atas Barcelona dinihari tadi mengantar Real Madrid meraih titel Copa Del Rey ke-18 sepanjang sejarah klub.

Gelar tersebut menjadi gelar pertama Real Madrid dan tiga kesempatan yang dimiliki di musim ini. Dua kans juara lain masih ada di La Liga Primera Spanyol dan Liga Champions Eropa.

Namun perolehan gelar juara Real Madrid masih jauh tertinggal dari rival abadi mereka itu. Hingga saat ini, Barcelona telah mengoleksi 25 gelar juara, disusul Athletic Bilbao dengan 23 titel.

Inilah daftar lengkap juara Copa Del Rey:

1902 Vizcaya de Bilbao
1903 Athletic de Bilbao
1904 Athletic de Bilbao
1905 Real Madrid
1906 Real Madrid           
1907 Real Madrid             
1908 Real Madrid             
1909 Ciclista de San Sebastián
1910 FC Barcelona
1910 Athletic de Bilbao
1911 Athletic de Bilbao
1912 FC Barcelona            
1913 Racing de Irún
1913 FC Barcelona
1914 Athletic de Bilbao
1915 Athletic de Bilbao    
1916 FC Barcelona
1917 Real Madrid
1918 Real Unión de Irún
1919 Arenas de Guecho
1920 FC Barcelona
1921 Athletic de Bilbao
1922 FC Barcelona
1923 Athletic de Bilbao
1924 Real Unión de Irún
1925 FC Barcelona
1926 FC Barcelona
1927 Real Unión de Irún
1928 FC Barcelona
1929 RCD Español
1930 Athletic de Bilbao
1931 Athletic de Bilbao
1932 Athletic de Bilbao
1933 Athletic de Bilbao
1934 Real Madrid
1935 Sevilla FC
1936 Real Madrid
1937 Ditiadakan
1938 Ditiadakan
1939 Sevilla FC
1940 RCD Español
1941 Valencia CF
1942 FC Barcelona
1943 Athletic de Bilbao
1944 Athletic de Bilbao
1945 Athletic de Bilbao
1946 Real Madrid
1947 Real Madrid
1948 Sevilla FC
1949 Valencia CF
1950 Athletic de Bilbao
1951 FC Barcelona
1952 FC Barcelona
1953 FC Barcelona
1954 Valencia CF
1955 Athletic de Bilbao
1956 Athletic de Bilbao
1957 FC Barcelona
1958 Athletic de Bilbao
1959 FC Barcelona            
1960 Atlético de Madrid
1961 Atlético de Madrid
1962 Real Madrid
1963 FC Barcelona
1964 Real Zaragoza
1965 Atlético de Madrid
1966 Real Zaragoza
1967 Valencia CF
1968 FC Barcelona
1969 Athletic de Bilbao
1970 Real Madrid
1971 FC Barcelona
1972 Atlético de Madrid
1973 Athletic de Bilbao
1974 Real Madrid
1975 Real Madrid            
1976 Atlético de Madrid      
1977 Real Betis              
1978 FC Barcelona            
1979 Valencia CF             
1980 Real Madrid             
1981 FC Barcelona            
1982 Real Madrid             
1983 FC Barcelona            
1984 Athletic de Bilbao      
1985 Atlético de Madrid      
1986 Real Zaragoza           
1987 Real Sociedad           
1988 FC Barcelona            
1989 Real Madrid             
1990 FC Barcelona            
1991 Atlético de Madrid      
1992 Atlético de Madrid      
1993 Real Madrid             
1994 Real Zaragoza           
1995 RC Deportivo            
1996 Atlético de Madrid      
1997 FC Barcelona            
1998 FC Barcelona            
1999 Valencia CF             
2000 RCD Espanyol            
2001 Real Zaragoza           
2002 RC Deportivo            
2003 RCD Mallorca            
2004 Real Zaragoza           
2005 Real Betis              
2006 RCD Espanyol            
2007 Sevilla FC              
2008 Valencia CF             
2009 FC Barcelona            
2010 Sevilla FC
2011 Real Madrid

Distribusi Gelar Juara Copa Del Rey:

25 FC Barcelona
23 Athletic de Bilbao
18 Real Madrid
9 Atlético de Madrid
7 Valencia CF
6 Real Zaragoza
5 Sevilla FC
4 RCD Espanyol
3 Real Unión de Irún
2 Real Betis, RC Deportivo La Coruña, Real Sociedad (San Sebastián; termasuk Ciclista)
1 Arenas de Guecho (Bilbao), RCD Mallorca, Racing de Irún, Vizcaya de Bilbao 

Wednesday, April 20, 2011

FOTO-FOTO Pertandingan Final Copa del Rey 2010/2011

FOTO-FOTO Pertandingan Final Copa del Rey 2010/2011. Real Madrid sukses meraih trofi perdananya musim ini, setelah berhasil mengalahkan Barcelona di Final Copa Del Rey dengan skor 0-1. Pahlawan kemangan El Real dinihari tadi (21/4) adalah Cristiano Ronaldo berkat gol yang diciptakannya pada menit ke-13 babak ekstra time.





















Saksikan juga Video Hasil Pertandingan Final Copa Del Rey: Barcelona vs Real Madrid.


Hasil dan Video Pertandingan Barcelona vs Real Madrid (Final Copa Del Rey 2010/11)

Hasil Barcelona vs Real Madrid. Real Madrid sukses keluar sebagai juara Piala Raja atau Copa del Rey musim ini setelah di babak final berhasil mengalahkan Barcelona dengan skor tipis 1-0. Pahlawan kemenangan Madrid pada laga ini adalah Cristiano Ronaldo berkat gol semata wayang yang diciptakannya pada babak pertama ekstra time.

Bertanding di Stadion Mestalla, Kamis, 21 April 2011, dinihari WIB, Real Madrid tampil dengan formasi unik 4-6 tanpa ada satu pun penyerang murni yang menjadi startig eleven.

Strategi tersebut rupanya berhasil sepanjang babak pertama. Rapatnya barisan pertahanan Los Blancos ditopang oleh serangan balik yang mumpuni mampu merepotkan Blaugrana.

Xavi Hernandez dkk terlihat sudah kebaca permainannya oleh para pemain Madrid. Beberapa kali umpan-umpan terobosan yang menjadi tujuan akhir gaya tiki-taka Barcelona, selalu patah di kaki para pemain belakang Madrid.

Pada menit ke-36, Madri memperoleh peluang besar membuat keunggulan. Bekerja sama dengan Mesut Oezil, Ronaldo lantas berhasil mengelabui Adriano untuk kemudian melepaskan tendangan mendatar keras ke gawang barcelona. Sayangnya, kiper Jose Pinto berhasil menggagalkan peluang tersebut.

Satu menit jelang laga babak pertama berakhir, giliran Pepe yang mempunyai kesempatan emas. Merangsek naik ke daerah pertahanan Barcelona, Pepe lantas menerima umpan manis yang kemudian disundulnya dengan keras. Hanya tiang gawang Pinto yang menjadi penyelamat bagi El Barca sekaligus membuat skor kacamata 45 menit paruh awal.

Terus mendapat tekanan pada babak pertama, Barcelona bangkit setelah turun minum. Organisasi permainan yang biasa dilakukan para pemain Barcelona muali terlihat.

Pada menit ke-69, Barcelona sebenarnya sudah mampu unggul saat Pedro Rodriguez menaklukkan Iker Casillas. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena sebelumnya, Pedro telah terperangkap off-side terlebih dahulu.

Enam menit berselang, Pedro kembali mendapat peluang bersih. Menusuk dari sisi kanan pertahanan Madrid, Pedro melepaskan tendangan melengkung yang dengan susah payah berhasil dihalau Casillas.

Sembilan menit sebelum waktu normal, giliran Lionel Messi yang mencoba kehebatan Casillas. Dan, lagi-lagi kiper timnas Spanyol itu berhasil menggagalkan peluang Messi.

Tidak ada gol yang tercipta sepanjang 90 menit waktu normal. Pertandingan final pun berlanjut ke babak perpanjangan waktu 2x15 menit.

Masa perpanjangan waktu rupanya menjadi titik balik bagi Real Madrid. Pada menit ke-13 masa waktu tambahan, sebuah umpan silang Angel Di Maria sukses diteruskan sundulan keras Ronaldo yang tidak dapat dihentikan Pinto.

Gol tersebut jelas disambut meriah seluruh anggota tim. Pada sisa waktu pertandingan, Madrid justru berani tampil terbuka. Meski kerap ditekan Messi cs, tetapi serangan balik anak-anak ibu kota menjadi senjata mematikan.

Madrid sempat bermain dengan 10 orang setelah Di Maria mendapatkan kartu kuning kedua di menit 120. Tapi, hal itu tak berpengaruh banyak. Tak lama kemudian peluit panjang dibunyikan dan Madrid keluar sebagai pemenang.

Ini adalah gelar pertama Jose Mourinho untuk Madrid dan gelar Copa Del Rey ke-18 untuk Los Blancos.

Catatan lainnya, ini adalah gelar pertama Madrid di ajang Copa del Rey dalam 18 tahun terakhir. Sebelum ini, Madrid keluar sebagai juara pada tahun 1993.

Video hasil pertandingan Barcelona vs Real Madrid pada Final Copa Del Rey 2010/11 bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan Pemain Barcelona vs Real Madrid:

Barcelona: Pinto, Alves, Pique, Busquets (Keita 108), Adriano (Maxwell 118), Xavi, Mascherano, Iniesta, Pedro, Messi, Villa (Afellay 105).

Real Madrid: Casillas, Arbeloa, Ramos, Pepe, Carvalho (Garay 120), Marcelo, Xabi Alonso, Khedira (Granero 104), Cristiano Ronaldo, Oezil (Adebayor 70), Di Maria. 

Prediksi Skor Pertandingan Barcelona vs Real Madrid (Final Copa del Rey 2010/2011)

Prediksi Skor Pertandingan Barcelona vs Real Madrid (Final Copa del Rey 2010/2011). Setelah membagi angka sama di el clasico bertajuk jornada 32 Primera Division La Liga yang mentas di Santiago Bernabeu, Barcelona dan Real Madrid kembali berduel. Panggung beralih ke arena Copa Del Rey dan Kamis (21/4) Mestalla terpilih sebagai venue pertempuran dua raksasa Ranah Matador tersebut.

Berbicara sejarah, tampaknya kita tidak usah susah-susah menebak calon pemenangnya. Bermodal 25 trofi yang telah dikoleksi, Barcelona jelas terbukti sebagai tim bermental baja ketimbang Madrid yang baru meraih 17 piala. Namun, sejarah bisa disangkal oleh catatan impresif Barca atas Madrid di lima pertemuan terakhir La Liga, meski faktanya koleksi gelar Madrid jauh melebihi milik sang rival.

"Partai ini akan menawarkan tensi yang jauh lebih tinggi. Kami akan mencoba memenangi pertadingan. Tapi saya ingatkan bahwa duel macam ini (final) berbeda dari partai  La Liga atau Liga Champion. Karena itu, dukungan penonton sangat vital," ungkap Jose Mourinho.

Bukan hanya Mou yang menganggap final turnamen tertua di bumi Spanyol ini sarat kepentingan. Dalam jajak pendapat di sejumlah situs, publik setempat bahkan menaruh laga Copa ini sebagai yang paling dinanti. Bukan duel di Bernabeu weekend lalu atau sepasang semifinal Liga Champion di Camp Nou dan Bernabeu dua dan tiga pekan ke depan.

Dalam 28 bentrokan Copa sepanjang sejarah, Barcelona unggul 14 kemenangan berbanding 9. Lima pertemuan diantaranya terjadi di partai puncak, dengan kontribusi tiga kemenangan untuk Barca dan dua bagi Madrid. Meski begitu, perjumpaan teakhir yang dimenangi Barca 2-0 mengambil waktu pada musim 1989/90.

Madrid memperoleh suntikan moral karena weekend lalu berhasil menyamakan skor meski tampil minus satu pemain. Amunisi pemain bertipe ofensif miliki Mou juga memenuhi bangku cadangan sehingga bisa membawa dampak positif saat laga mulai memasuki dead-lock. 

Meski begitu, Pep Guardiola menilai skor seri di Bernabeu sebagai suntikan motivasi  tersendiri. "Menjel;ang sebuah final, hasil seri jelas bagus untuk kami. Saya puas dengan kondisi pemain," kata Pep di situs Barca. "Tak ada cerita bahwa Madrid jadi lebih pede berkat hasil ini. Kami tampil sangat dominan atas mereka," lanjut Xavi Hernandez.

Jika dengan cepat Barca bisa mengambil alih laga dengan mencetak setidaknya dua gol, gelar ke-26 akan masuk Camp Nou. Tapi, jika Madrid bisa menahan hingga penghujung laga, bahkan bisa unggul lebih dulu, trofi perdana Mou bagi Madrid siap digenggam.

Head to head Lima Laga Terakhir Barcelona vs Real Madrid:
16 Apr 2011 (LL) Real Madrid 1-1 Barcelona
29 Nov 2010 (LL) Barcelona 5-0 Real Madrid
10 Apr 2010 (LL) Real Madrid 0-2 Barcelona
29 Nov 2009 (LL) Barcelona 1-0 Real Madrid
03 Mei 2009 (LL) Real Madrid 2-6 Barcelona

Lima pertandingan terakhir Barcelona:
17 Apr 2011 (LL) Real Madrid 1 - 1 Barcelona 
13 Apr 2011 (LC) Shakhtar 0 - 1 Barcelona 
10 Apr 2011 (LL) Barcelona 3 - 1 Almeria
07 Apr 2011 (LC) Barcelona 5 - 1 Shakhtar 
03 Apr 2011 (LL) Villarreal 0 - 1 Barcelona

Lima pertandingan terakhir Real Madrid:

Rekor Copa del Rey:
Barcelona: Juara 25 kali | Runner-up 9 kali
Real Madrid: Juara 17 kali | Runner-up 19 kali

Prediksi susunan dan  formasi pemain Barcelona vs Real Madrid:

Barcelona (4-3-3): 1-Valdes, 21-Adriano, 5-Puyol, 3-Pique, 2-Dani Alves, 8-Iniesta, 14-Mascherano, 6-Xavi, 17-Pedro, 7-Villa, 10-Messi.
Cadangan: 13-Pinto, 19-Maxwell, 29-Gabi Milito, 16-Busquets, 15-Keita, 20-Afellay, 30-Tiago, 11-Jeffren.

Real Madrid (4-3-3): 1-Casillas, 4-S.Ramos, 3-Pepe, 2-Carvalho, 12-Marcelo, 24-Khedira, 14-Xabi Alonso, 10-Lass, 23-Oezil, 6-Adebayor, 7-Ronaldo.
Cadangan: 13-Adan, 19-Garay, 17-Arbeloa, 16-Canales, 22-Di Maria, 8-Kaka, 20-Higuain, 9-Benzema.

Prediksi skor pertandingan Barcelona vs Real Madrid by BolaGoalNet: Real Madrid menang dengan skor 1-2. Pertandingan Barcelona vs Real Madrid disiarkan LIVE di TV One pada tanggal 21 April 2011, pukul 02.30 WIB.

Anda siap dan ingin raih keuntungan dengan menebak skor pertandingan Barcelona vs Real Madrid berdasarkan prediksi diatas. Kami ajak anda untuk join di Arena Tebak Skor Pertandingan Barcelona vs Real Madrid. Arena tebak skor yang membuat anda nyaman dan aman dalam bertransaksi baik saat deposit maupun withdraw. Layanan Costumer Service yang sangat memuaskan siap membantu anda dalam bermain.  Untuk informasi dan panduan, silahkan langsung kontak kami di:


Tuesday, April 19, 2011

BARCELONA VS REAL MADRID: ROAD TO FINAL COPA DEL REY 2010/2011

BARCELONA VS REAL MADRID: ROAD TO FINAL COPA DEL REY 2010/2011. Real Madrid akan meladeni Barcelona di laga final Copa Del Rey hari Kamis dinihari (21/4) di Stadion Mestalla. Laga tersebut menjadi drama El Clasico edisi kedua dari empat edisi dalam rentang waktu 18 hari. Ada pun edisi pertama terjadi di akhir minggu lalu di laga La Liga Primera Spanyol, di mana pertandingan berakhir imbang 1-1.

Namun untuk laga final ini, atmosfernya berbeda. Soalnya hanya dengan kemenangan salah satu dari kedua tim bisa meraih gelar pertama mereka di musim ini. Peluang lain ada di La Liga dan Liga Champions.

Untuk bisa melangkah ke final Copa Del Rey, atau turnamen yang biasa disebut Piala Raja, Real Madrid dan Barcelona menjalani laga yang bisa dibilang tidak mudah. 


Inilah Road to Final Copa del Rey Barcelona musim 2010/11:
 
Fase/Babak         Pertandingan              Leg 1       Leg 2         Agregat
32 Besar Barcelona vs Ceuta 2 - 0 5 - 1 7 - 1
16 Besar Barcelona vs Bilbao 0 - 0 1 - 1 1 - 1
Perempat Final Barcelona vs Real Betis 5 - 0 1 - 3 6 - 3
Semi Final Barcelona vs Almeria 5 - 0 3 - 0 9 - 0


Pencetak gol: Lionel Messi (7 gol), Pedro (4 gol), Seydou Keita (2 gol).

Inilah Road to Final Copa del Rey Real Madrid musim 2010/11:
 
Fase/Babak         Pertandingan              Leg 1       Leg 2         Agregat
32 Besar Real Madrid vs Murcia 0 - 2 5 - 2 5 - 4
16 Besar Real Madrid vs Levante 8 - 0 0 - 2 8 - 2
Perempat Final Real Madrid vs Atletico 3 - 1 1 - 0 4 - 1
Semi Final Real Madrid vs Sevilla 1 - 0 2 - 0 3 - 0


Pencetak gol: Cristiano Ronaldo (6 gol), Karim Benzema (5 gol), Mesut Oezil (3 gol).

Baca juga: Prediksi Skor Pertandingan Barcelona vs Real Madrid (Final Copa del Rey 2010/2011)

Monday, April 18, 2011

Preview Barcelona vs Real Madrid: Inilah Taktik Mourinho Hadapi Barcelona di "El Clasico" Jilid Final Copa Del Rey 2011

Preview Barcelona vs Real Madrid: Inilah Taktik Mourinho Hadapi Barcelona di "El Clasico" Jilid Final Copa Del Rey 2011. Kartu merah yang diterima Raul Albiol di el clasico weekend lalu mengharuskan bek muda Real Madrid itu absen pada hajatan berikut di Mestalla. Alhasil, Jose Mourinho harus mencari solusi alternatif. Mengacu pada fakta bahwa skema 4-3-3 sukses meredam alur serangan Barca, bisa dipastikan Mou akan kembali menerapkan strategi trio gelandang bertahan.

Opsinya ada dua, Mou bisa mengembalikan Pepe ke fungsi aslinya sebagai bek tengah, lalu memasukkan Lass Diarra di pos defensive midfielder (DM), bersama Xabi Alonso dan Khedira. Bisa juga ia menggeser Serdio Ramos berduet dengan Carvalho di bek tengah lantas memainkan Lass di posisi bek kanan. Toh di musim ini Lass tiga kali tampil di tempat Ramos tersebut.

Sebetulnya ada opsi ketiga, yakni memainkan Garay di palang pintu. Namun, kansnya tipis mengingat bek Argentina ini kerap melakoni blunder. Dalam laga krusial memperebutkan trofi, rasanya terlalu beresiko untuk menjajal Garay.

Perubahan personel yang juga layak diimplementasikan adalah di dipan. Adebayor terbukti lebih punya mental baja daripada Benzema. Oezil juga lebih berkreasi optimal di lini tengah daripada Di Maria, So, jika Mou hendak mengubah, tampaknya bukan pada formasi, tapi lebih ke komposisi inti, dimana Oezil dan Adebayor akan masuk mengisi pos Di Maria dan Benzema. Pun Lass yang mengambil slot Pepe.

Preview Barcelona vs Real Madrid: Puyol Siap Tampil di Partai "El Clasico" Edisi Final Copa Del Rey 2011

Preview Barcelona vs Real Madrid: Puyol Siap Tampil di Partai "El Clasico" Edisi Final Copa Del Rey 2011. Suporter Barcelona sontak khawatir ketika Carles Puyol terpaksa ditandu keluar lapangan saat duel el clasico akhir pekan lalu menginjak menit ke-57. Kambuhnya cedera lutut, yang memaksa sang kapten absen sejak Januari, sudah membayang di pelupuk mata.

Baruntung bagi tim Catalan, cedera Puyol ternyata tak separah dugaan. "Dia hanya mengalami cedera hamstring," kata pelatih Pep Guardiola kepada sejumlah jurnalis Spanyol usai duel.

Pernyataan sang entrenador diperkuat oleh Marca pada keesokan harinya. Harian berbasis ibu kota Spanyol tersebut melansir bahwa Puyol sudah berlatih normal. Begitu juga Adriano, yang ditarik keluar pada menit ke-79 akibat cedera.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa Barcelona siap menampilkan tim yang sama di Final Copa del Rey pada pertengahan pekan ini. Puyol dan Adriano memang menjadi opsi terbaik di pos bek tengah dan kiri Barca saat ini.

Pun dengan Pedro, yang dalam laga weekend seolah tak terlihat hingga akhirnya digantikan oleh Ibrahim Affelay. Barca memerlukan tuah sang pemain yang musim ini sudah menciptakan empat gol di Piala Raja.

Dari segi taktik, Barca akan tetap mengusung permainan menyerang. Itulah satu-satunya cara bermain yang mereka kuasai. "Saya jamin cara bermain kami tidak akan berubah di final nanti," tegas Puyol.