Showing posts with label prediksi el clasico. Show all posts
Showing posts with label prediksi el clasico. Show all posts

Monday, May 2, 2011

Jelang El Clasico Jilid 5: Barcelona vs Real Madrid (Leg Kedua Babak Semifinal LC 2010/11)

Jelang El Clasico Jilid 5: Barcelona vs Real Madrid (Leg Kedua Babak Semifinal LC 2010/11). Menjelang pertemuan kedua semifinal Liga Champions di Stadion Camp Nou, Rabu (4/5), skuad Real Madrid sudah selayaknya melihat catatan di masa lalu. Camp Nou bukan sebuah stadion yang sangat sulit ditaklukkan. Bahkan dengan jumlah gol minimal dua ke gawang Barcelona.

Setidaknya Madrid pernah meraih 10 kemenangan di Camp Nou dengan mencetak dua gol atau lebih. Tepatnya tujuh laga di Camp Nou (1958-2002) dan tiga di kandang lama Barcelona,Les Corts (1930-1942).

Kemenangan terakhir Madrid di Camp Nou terjadi pada 23 April 2002. Dua gol kemenangan di semifinal Liga Champions itu dicetak Zinedine Zidane dan Steve McManaman.

Kemenangan terbesar Madrid yang pernah diraih di Camp Nou tarjadi pada 27 Januari 1963. Dalam pertandingan di La Liga itu, Madrid mengungguli Barcelona dengan skor telak 5-1. Puskas mencetak hat-trick dan ditambah dua gol dari Di Stefano dan Gento.

Dalam 10 kemenangan tersebut, Madrid mampu mencetak 31 gol. Jika dirata-rata maka di tiap kemenangan, Madrid mampu mencetak 3,1 gol.

Jika Madrid mampu mengulang prestasi di masa lalu tersebut, langkah ke final bukan sebuah kemustahilan. Meski demikian, catatan itu bukanlah patokan mutlak. Performa terkini bakal lebih menentukan siap yang lolos ke final pada 28 Mei nanti.

Sebanyak 19 nama pemain Real Madrid akan diboyong ke kandang Barcelona. Dalam 19 daftar pemain ini, nama Cristiano Ronaldo (CR7) kembali masuk ke skuad "Los Blancos". Sebelumnya, nama CR7 sempat menghilang saat Madrid menghadapi Real Zaragoza akhir pekan lalu. Sebab, pemain asal Portugal itu mengeluarkan pernyataan yang mengkritik taktik Pelatih Jose Mourinho.

Bek Ricardo Carvalho juga kembali masuk skuad setelah tak bermain di leg pertama karena skorsing. Yang menarik adalah, Mourinho memasukkan pemain belia, Nacho, namun mengeluarkan pemain yang lebih senior macam Pedro Leon.

Pemain lain yang absen adalah Sami Khedira dan Fernando Gago karena masalah cedera. Dua bek utama, Sergio Ramos dan Pepe, juga akan absen. Ramos terkena akumulasi kartu kuning di leg pertama, sementara Pepe mendapat kartu merah. Mourinho sendiri tak bisa mendampingi timnya di lapangan nanti karena ia juga diganjar kartu merah.

Semenatara itu, Barcelona menyatakan sebanyak 21 pemainnya telah siap tempurkan dengan Real Madrid dalam ajang semifinal leg kedua Liga Champions.

Andres Iniesta dan Eric Abidal dimasukkan oleh Pep Guardiola dalam daftar skuad Barcelona. Iniesta telah pulih dari cedera betis yang membelenggunya untuk tampil di semi-final pertama pekan lalu dan di kandang Real Sociedad pada lanjutan La Liga.

Sedangkan bagi Abidal, ini adalah kali pertama dirinya masuk skuad usai menjalani operasi demi menyembuhkan kanker hati yang dideritanya. Pemain asal Prancis itu terakhir kali merumput pada pertengahan Maret.

Blaugrana mengantongi kemenangan penting 2-0 di Santiago Bernabeu, tapi wajib mewaspadai Madrid jika tak ingin tiket ke final lepas dari genggaman.  

Bagaiman prediksi skor pertandingan pada laga yang akan disiarkan LIVE di TV One ini mulai pukul 01.45 WIB, silahkan pembaca menyimaknya di PREDIKSI SKOR PERTANDINGAN BARCELONA VS REAL MADRID (LEG KEDUA BABAK SEMIFINAL LIGA CHAMPION 2010/11). 



Baca Juga: 8 Momen Bersejarah Lionel Messi

Wednesday, April 27, 2011

Hasil dan Video Pertandingan Real Madrid vs Barcelona (Leg Pertama Semifinal Liga Champioan 2010/11)

Hasil Real Madrid vs Barcelona. Real Madrid gagal meraih kemenangan dalam pertandingan semifinal leg pertama Liga Champion 2010/2011. Los Merengues dipaksa mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 0-2.

Bertanding di Santiago Bernabeu, Kamis, 28 April 2011, dinihari WIB, Barca langsung menerapkan startegi menyerang. Peluang pertama sudah mereka ciptakan saat laga berjalan lima menit melalui tendangan spekulasi Xavi Hernandez. Namun masih bisa ditangkap oleh kiper Iker Casillas.Berselang satu menit, giliran Madrid memperoleh peluang melalui tendangan kaki kiri Cristiano Ronaldo dari luar kotak penalti. Akan tetapi, percobaan itu masih terlalu lemah, dan mudah diamankan oleh kiper Victor Valdes.

Usai dua peluang tersebut, kedua kubu terus saling jual beli serangan. Barcelona sendiri masih lebih mendominasi permainan melalui ball-possessions apik sesuai ciri khasnya.

Xavi kembali memperoleh kesempatan melepas tendangan percobaan pada menit ke-26. Lagi-lagi spekulasi Xavi masih tepat mengarah ke pelukan Casillas. Peluang El Barca kembali gagal.

Setelah peluang Xavi tersebut, tak ada lagi kesempatan emas yang tercipta hingga jeda pertandingan. Skor kacamata pun bertahan hingga turun minum. Akhir babak pertama juga sempat dihiasi kartu merah yang diberikan wasit Wolfgang Stark terhadap kiper cadangan Barcelona, Jose Pinto akibat terlibat pertikaian antar pemain.

Memasuki babak kedua, Madrid coba mengubah taktik. Emmanuel Adebayor dimasukkan guna mengisi tempat Mesut Oezil. Agaknya Jose Mourinho mulai berniat meningkatkan intensitas serangan pada paruh kedua ini.

Hal itu terbukti. Permainan Madrid menjadi lebih hidup pada babak kedua ini. Kedua kubu pun mulai sama-sama menerapkan permainan terbuka dan terus saling jual beli serangan.

Seperti laga El Clasico lainnya, partai leg 1 ini juga sarat dengan emosi antar kedua kubu. Puncaknya saat Pepe diganjar kartu merah oleh wasit akibat pelanggaran keras terhadap Daniel Alves.

Bukan cuma itu, Mourinho yang tidak terima dan langsung melancarkan protes pun terpaksa harus meninggalkan bench akibat turut diganjar kartu merah oleh wasit. Madrid harus bermain dengan 10 orang dan tanpa didampingi sang pelatih.

Unggul jumlah pemain coba dimanfaatkan Barcelona dengan semakin menguasai permainan. Dominasi El Barca di Bernabeu pun kian kental. Beberapa peluang mampu mereka ciptakan, termasuk melalui David Villa yang sayangnya masih bisa diselamatkan Casillas.

Akan tetapi, upaya Barcelona akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76. Adalah pemain pengganti, Ibrahim Afellay yang mampu memberi kontribusi saat umpan silangnya disambut Lionel Messi melalui sontekan kaki kiri untuk membawa Blaugrana unggul.

Aksi Messi tak hanya sampai di situ. Kelelahan yang dialami Madrid akibat bermain dengan 10 orang benar-benar dimanfaatkan tim tamu. Pada menit ke-87, Messi akhirnya melengkapi pesta El Barca melalui aksi individunya.

Melalui dribbling menawan melewati tiga pemain EL Real, Messi menusuk ke dalam kotak penalti sebelum melepas sepakan kaki kanan yang tak mampu diantisipasi oleh Casillas. Skor berubah menjadi 2-0 buat tim tamu.

Gol kedua Messi benar-benar menjatuhkan mentalitas Madrid. Hasilnya, hingga laga berakhir, El Real tak mampu memberi perlawanan berarti. Beruntung Barcelona pun tak mampu menambah gol lagi. Skor akhir 2-0 untuk Barcelona.

Dengan keunggulan dua gol ini, maka Barca tinggal butuh hasil seri saja di semifinal leg kedua yang digelar di Camp Nou pekan depan untuk memastikan tiket ke final. Sedangkan Madrid harus menang minimal 3-0.

Video hasil pertandingan Real Madrid vs Barcelona bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain Real Madrid vs Barcelona:

Real Madrid: Casillas; Arbeloa, Ramos, Albiol, Marcelo; Pepe, Alonso, Lass; Ozil (Adebayor 46), Ronaldo, Di Maria. 

 
Barcelona:  Valdes; Puyol, Pique, Mascherano, Alves; Busquets, Xavi, Keita; Pedro (Afellay 71), Villa, Messi.

Tuesday, April 26, 2011

Prediksi Leg Pertama Semifinal Liga Champion 2010/11: Data dan Fakta Jelang El Clasico 28 April 2011

Prediksi Leg Pertama Semifinal Liga Champion 2010/11: Data dan Fakta Jelang El Clasico 28 April 2011. Untuk kali ketiganya dalam tempo sekitar 12 hari, laga klasik antara Real Madrid melawan Barcelona bakal dipanggungkan, kali ini panggungnya adalah Semifinal Liga Champions, dua langkah sebelum menginjak ke Wembley (Final).

Sebelum menyimak preview dan menyaksikan pertandingannya, berikut beberapa fakta menarik tentang laga antara Real Madrid vs Barcelona.

Real Madrid sudah pernah menyingkirkan Barcelona di Semifinal Liga Champions untuk kemudian menjuarainya di tahun 1960 dan tahun 2002 silam.

Madrid yang sudah pernah menjuarai Liga Champions sebanyak 9 kali ini, sedang dalam target mencapai laga Final ke-13 mereka, sementara rekor laga Semifinal mereka di angka 22 kali.

Dari total pertempuran El Clasico yang dimainkan keduanya, Madrid boleh menepuk dada karena unggul rekor menang sebanyak 86 kali, Barcelona dengan 82 kesempatan, sementara laga berakhir imbang dengan total 43 kesempatan.

Laga terakhir keduanya dimainkan satu pekan yang lalu, dan ditentukan oleh gol sundulan Cristiano Ronaldo di menit 103 babak perpanjangan waktu, yang akhirnya mengantarkan Real madrid juara Copa del Rey musim 2010-2011.

Gol Cristiano Ronaldo di matchday 10 kontra Lyon menjadi gol ke 900 Real Madrid di kompetisi yang dihelat UEFA, dan menjadikan klub tersebut sebagai klub pertama yang sanggup mencapainya.

Laga Kamis nanti akan menjadi ulang tahun Madrid menang atas Barcelona di musim 1959-1960. Saat itu Los Blancos menang agregat 6-2 dan di Final yang digelar di stadion Hampden Park kota Glasgow, Skotlandia, mereka memukul Eintracht Frankfurt dengan skor 7-3.

Pada musim 1960-1961 Barcelona sanggup membalas dendam akan Madrid, mereka menyingkirkan Real usai bermain imbang 2-2 dan menang 2-1 di leg kedua. Saat itu di babak knock out pertama dan mengakhiri rekor tak terkalahkan El Real.

Terakhir kali kedua klub ini berlaga di Semifinal Liga Champions adalah musim 2001-2002, Barca disingkirkan Madrid dan kemudian Si Putih juara setelah memukul Bayer Leverkusen dengan skor 2-1 kebetulan Final saat itu juga dimainkan di Hampden Park di kota Glasgow.

Catatan Barcelona di babak Semifinal Liga Champions bisa dibilang kurang mentereng, mereka hanya sanggup menang 5 kali dan kalah 6 kali dari total 11 laga yang mereka mainkan di level ini.

Barcelona milik Pep Guardiola musim ini hanya sanggup menang dalam 2 laga tandang dari total 5 laga yang mereka jalani, sementara rekor kandang Real Madrid musim ini di Liga Champions masih sempurna, selalu menang.

Lionel Messi mencetak gol ke-300 Barcelona di ajang Liga Champions ketika mencetak golnya ke gawang Shakhtar Donetsk pada leg kedua.

Messi mencatatkan rekor gol istimewa musim ini, mencetak 50 gol dalam satu musimnya sejauh ini. Untuk sementara ia juga top skor Liga Champions musim ini dengan koleksi 9 gol dari 26 shot on goal yang ia lancarkan kepada lawan-lawan Barcelona (catatan terbaik untuk saat ini).

Jika tidak ada halangan rencananya stasiun televisi swasta RCTI akan menayangkan siaran langsung laga Semifinal Liga Champions antara, Real Madrid vs Barcelona ini pada pukul 01.45 WIB, Kamis (28/4).


Sunday, April 24, 2011

Prediksi Pertandingan Real Madrid vs Barcelona (Leg Pertama Semifinal Liga Champion 2010/11) by Sir Alex Ferguson

Prediksi Pertandingan Real Madrid vs Barcelona (Leg Pertama Semifinal Liga Champion 2010/11) by Sir Alex Ferguson
Prediksi Pertandingan Real Madrid vs Barcelona (Leg Pertama Semifinal Liga Champion 2010/11) by Sir Alex Ferguson. Empat tim terbaik akan berebut dua tiket ke final Champions League. Manchester United akan bertemu Schalke sedangkan Real Madrid akan beradu strategi melawan rival abadinya Barcelona.

Tanpa mengesampingkan kekuatan Schalke, manajer MU Sir Alex Ferguson sadar jika timnya saat ini diunggulkan akan melaju ke partai final. Lalu siapa yang akan menjadi lawan Iblis Merah di final nanti?.

Ferguson ternyata lebih condong memprediksikan Real Madrid akan menjadi lawan mereka di final. Manajer asal Skotlandia ini punya alasan kuat lebih mengunggulkan pasukan Jose Mourinho dibanding pasukan Guardiola.

"Dari saat hasil imbang tercipta, saya pikir Real punya peluang besar. Saya pikir kekalahan 5-0 yang diderita Real sangat menyakiti Mourinho dan dia tidak ingin kalah seperti itu lagi," ujar Ferguson kepada Skysport, Senin 25 April 2011.

"Sejak itu, Real telah bermain dua kali melawan Barcelona, sekali imbang dan sekali menang. Pada pertandingan itu, final Copa del Rey, dia (Mourinho) menaruh Pepe yang biasanya sebagai bek menjadi gelandang dan itu benar-benar mengikat Barcelona," beber Ferguson.

Ferguson juga mengakui jika Cristiano Ronaldo, bekas pemainnya, akan kembali menjadi pemain kunci bagi Mourinho saat keduanya bentrok di dua laga semifinal nanti.

"Tandukan penentu kemenangan dari Ronaldo fantastis tapi saya pernah melihat itu sebelumnya. Itu hampir sama dengan gol yang ia cetak untuk kami saat malawan AS Roma di Italia," pungkas Ferguson.

Real Madrid akan menjamu Barcelona di Santiago Bernabeu pada leg 1 babak semifinal Liga Champion,  Kamis 28 April 2011 mendatang sebelum akhirnya tandang ke Camp Nou, 3 Mei nanti.

Namun sebelumnya, Manchester United akan tandang ke markas Schalke, Rabu 27 April sebelum akhirnya menjamu wakil Bundesliga itu di Old Trafford pada 4 Mei 2011 mendatang.

Jelang Leg Pertama Semifinal Liga Champion 2010/11 : Real Madrid vs Barcelona (El Clasico)

Jelang Leg Pertama Semifinal Liga Champion 2010/11 : Real Madrid vs Barcelona (El Clasico). Jelang laga el clasico episode Leg pertama Semifinal Liga Champion 2010/2011, Barcelona mengaku  tidak terlalu yakin bisa mengalahkan Real Madrid. Sang arsitek jadi pesimistis lantaran skuadnya dihantam badai cedera.

Guardiola boleh jadi ragu kekokohan lini pertahanannya menahan gempuran Cristiano Ronaldo dkk. Problem Barca kini menumpuk di belakang. Setelah ‘ditinggalkan’ sang kapten Carles Puyol dan Adriano, kini Milito dan Maxwell kemungkinan besar harus absen karena cedera. So, Barca memang sedang compang-camping.

Situs resmi Barca menjelaskan bahwa kedua pemain ini akan menjalani tes medis. Selanjutnya, Guardiola akan memutuskan apakah keduanya layak untuk dibawa ke Santiago Bernabeu saat menantang Real Madrid.

Pilihan pertama dalam posisi bek kiri Eric Abidal, masih menjalani proses pemulihan pascaoperasi pengambilan tumor. Sementara pelapisnya Adriano, juga mengalami cedera saat tampil di final Copa del Rey.

Kemungkinan lain adalah memasang gelandang Seydou Keita, sebagai bek kiri. Sementara striker Bojan Krkic masih harus rela menjadi penonton di laga ketiga El Clasico ini, karena masih mengalami cedera.

Secara psikologis, Barca tidak terlalu diuntungkan dengan situasi terakhir di banding Real Madrid. Selain tengah ditempa persoalan cedera, Barca harus mengatasi beban kekalahan dari Los Blancos yang ditanggung saat perebutan mahokta Copa del Rey.

Sementara di kubu Real Madrid, Sami Khedira dipastikan absen saat timnya menghadapi Barcelona di leg pertama semifinal Liga Champions. Kabar kurang sedap itu disampaikan oleh pelatih Real Madrid Jose Mourinho. Gelandang asal Jerman mengalami cedera otot saat tampil di final Copa Del Rey tengah pekan.

Sebelumnya dia disebut-sebut tidak akan bisa kembali ke lapangan hijau sampai musim ini berakhir. Namun setelah dikonfirmasi, Mourinho membantah semuanya.

“Khedira sangat penting. Dia tak tergantikan. Jelas ini berita buruk. Tapi saya tidak bilang dia akan istirahat sampai akhir musim,” ujar Mourinho.

“Dia tidak akan tampil menghadapi Barcelona. Tidak ada keajaiban dalam dunia medis, namun kita sama-sama berharap dia segera kembali,” sambungnya.

Wednesday, April 20, 2011

Ciuman Mesra Shakira Buat Sang Pacar

Ciuman Mesra Shakira Buat Sang Pacar. Barcelona memang gagal menjuarai Copa del Rey 2010/2011, setelah takluk 0-1 oleh Real Madrid di Final Copa del Rey yang berlangsung di Stadion Mestalla, Kamis, 21 April 2011, dinihari WIB. Kegagalan itu, membuat seluruh punggawa El Barca tertunduk lemas meninggalkan lapangan sesaat setelah pengalungan mendali runner-up.

Namun, ditengah kesedihan tersebut, Gerard Pique langsung mendapat obat pelipur lara dari sang kekasih. Ya, dia adalah Shakira, sang pacar yang belum lama ini menjalin hubungan dengan Pique. Saat berjalan menuju panggung pengalungan mendali, Pique mendapat "kecupan mesra" dari sang pacar, Shakira.

Alhasil, Pique tampak semangat menerima pengalungan mendali, walau timnya gagal menjuarai Copa del Rey 2010/11. 

Kehadiran Shakira di stadion Mestalla telah membuat Pique tampil bagus di laga tersebut, walau akhirnya gawang Barcelona jebol oleh tandukan keras Cristiano Ronaldo pada menit ke-13 masa babak ekstra time.


Hasil dan Video Pertandingan Barcelona vs Real Madrid (Final Copa Del Rey 2010/11)

Hasil Barcelona vs Real Madrid. Real Madrid sukses keluar sebagai juara Piala Raja atau Copa del Rey musim ini setelah di babak final berhasil mengalahkan Barcelona dengan skor tipis 1-0. Pahlawan kemenangan Madrid pada laga ini adalah Cristiano Ronaldo berkat gol semata wayang yang diciptakannya pada babak pertama ekstra time.

Bertanding di Stadion Mestalla, Kamis, 21 April 2011, dinihari WIB, Real Madrid tampil dengan formasi unik 4-6 tanpa ada satu pun penyerang murni yang menjadi startig eleven.

Strategi tersebut rupanya berhasil sepanjang babak pertama. Rapatnya barisan pertahanan Los Blancos ditopang oleh serangan balik yang mumpuni mampu merepotkan Blaugrana.

Xavi Hernandez dkk terlihat sudah kebaca permainannya oleh para pemain Madrid. Beberapa kali umpan-umpan terobosan yang menjadi tujuan akhir gaya tiki-taka Barcelona, selalu patah di kaki para pemain belakang Madrid.

Pada menit ke-36, Madri memperoleh peluang besar membuat keunggulan. Bekerja sama dengan Mesut Oezil, Ronaldo lantas berhasil mengelabui Adriano untuk kemudian melepaskan tendangan mendatar keras ke gawang barcelona. Sayangnya, kiper Jose Pinto berhasil menggagalkan peluang tersebut.

Satu menit jelang laga babak pertama berakhir, giliran Pepe yang mempunyai kesempatan emas. Merangsek naik ke daerah pertahanan Barcelona, Pepe lantas menerima umpan manis yang kemudian disundulnya dengan keras. Hanya tiang gawang Pinto yang menjadi penyelamat bagi El Barca sekaligus membuat skor kacamata 45 menit paruh awal.

Terus mendapat tekanan pada babak pertama, Barcelona bangkit setelah turun minum. Organisasi permainan yang biasa dilakukan para pemain Barcelona muali terlihat.

Pada menit ke-69, Barcelona sebenarnya sudah mampu unggul saat Pedro Rodriguez menaklukkan Iker Casillas. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena sebelumnya, Pedro telah terperangkap off-side terlebih dahulu.

Enam menit berselang, Pedro kembali mendapat peluang bersih. Menusuk dari sisi kanan pertahanan Madrid, Pedro melepaskan tendangan melengkung yang dengan susah payah berhasil dihalau Casillas.

Sembilan menit sebelum waktu normal, giliran Lionel Messi yang mencoba kehebatan Casillas. Dan, lagi-lagi kiper timnas Spanyol itu berhasil menggagalkan peluang Messi.

Tidak ada gol yang tercipta sepanjang 90 menit waktu normal. Pertandingan final pun berlanjut ke babak perpanjangan waktu 2x15 menit.

Masa perpanjangan waktu rupanya menjadi titik balik bagi Real Madrid. Pada menit ke-13 masa waktu tambahan, sebuah umpan silang Angel Di Maria sukses diteruskan sundulan keras Ronaldo yang tidak dapat dihentikan Pinto.

Gol tersebut jelas disambut meriah seluruh anggota tim. Pada sisa waktu pertandingan, Madrid justru berani tampil terbuka. Meski kerap ditekan Messi cs, tetapi serangan balik anak-anak ibu kota menjadi senjata mematikan.

Madrid sempat bermain dengan 10 orang setelah Di Maria mendapatkan kartu kuning kedua di menit 120. Tapi, hal itu tak berpengaruh banyak. Tak lama kemudian peluit panjang dibunyikan dan Madrid keluar sebagai pemenang.

Ini adalah gelar pertama Jose Mourinho untuk Madrid dan gelar Copa Del Rey ke-18 untuk Los Blancos.

Catatan lainnya, ini adalah gelar pertama Madrid di ajang Copa del Rey dalam 18 tahun terakhir. Sebelum ini, Madrid keluar sebagai juara pada tahun 1993.

Video hasil pertandingan Barcelona vs Real Madrid pada Final Copa Del Rey 2010/11 bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan Pemain Barcelona vs Real Madrid:

Barcelona: Pinto, Alves, Pique, Busquets (Keita 108), Adriano (Maxwell 118), Xavi, Mascherano, Iniesta, Pedro, Messi, Villa (Afellay 105).

Real Madrid: Casillas, Arbeloa, Ramos, Pepe, Carvalho (Garay 120), Marcelo, Xabi Alonso, Khedira (Granero 104), Cristiano Ronaldo, Oezil (Adebayor 70), Di Maria. 

Prediksi Skor Pertandingan Barcelona vs Real Madrid (Final Copa del Rey 2010/2011)

Prediksi Skor Pertandingan Barcelona vs Real Madrid (Final Copa del Rey 2010/2011). Setelah membagi angka sama di el clasico bertajuk jornada 32 Primera Division La Liga yang mentas di Santiago Bernabeu, Barcelona dan Real Madrid kembali berduel. Panggung beralih ke arena Copa Del Rey dan Kamis (21/4) Mestalla terpilih sebagai venue pertempuran dua raksasa Ranah Matador tersebut.

Berbicara sejarah, tampaknya kita tidak usah susah-susah menebak calon pemenangnya. Bermodal 25 trofi yang telah dikoleksi, Barcelona jelas terbukti sebagai tim bermental baja ketimbang Madrid yang baru meraih 17 piala. Namun, sejarah bisa disangkal oleh catatan impresif Barca atas Madrid di lima pertemuan terakhir La Liga, meski faktanya koleksi gelar Madrid jauh melebihi milik sang rival.

"Partai ini akan menawarkan tensi yang jauh lebih tinggi. Kami akan mencoba memenangi pertadingan. Tapi saya ingatkan bahwa duel macam ini (final) berbeda dari partai  La Liga atau Liga Champion. Karena itu, dukungan penonton sangat vital," ungkap Jose Mourinho.

Bukan hanya Mou yang menganggap final turnamen tertua di bumi Spanyol ini sarat kepentingan. Dalam jajak pendapat di sejumlah situs, publik setempat bahkan menaruh laga Copa ini sebagai yang paling dinanti. Bukan duel di Bernabeu weekend lalu atau sepasang semifinal Liga Champion di Camp Nou dan Bernabeu dua dan tiga pekan ke depan.

Dalam 28 bentrokan Copa sepanjang sejarah, Barcelona unggul 14 kemenangan berbanding 9. Lima pertemuan diantaranya terjadi di partai puncak, dengan kontribusi tiga kemenangan untuk Barca dan dua bagi Madrid. Meski begitu, perjumpaan teakhir yang dimenangi Barca 2-0 mengambil waktu pada musim 1989/90.

Madrid memperoleh suntikan moral karena weekend lalu berhasil menyamakan skor meski tampil minus satu pemain. Amunisi pemain bertipe ofensif miliki Mou juga memenuhi bangku cadangan sehingga bisa membawa dampak positif saat laga mulai memasuki dead-lock. 

Meski begitu, Pep Guardiola menilai skor seri di Bernabeu sebagai suntikan motivasi  tersendiri. "Menjel;ang sebuah final, hasil seri jelas bagus untuk kami. Saya puas dengan kondisi pemain," kata Pep di situs Barca. "Tak ada cerita bahwa Madrid jadi lebih pede berkat hasil ini. Kami tampil sangat dominan atas mereka," lanjut Xavi Hernandez.

Jika dengan cepat Barca bisa mengambil alih laga dengan mencetak setidaknya dua gol, gelar ke-26 akan masuk Camp Nou. Tapi, jika Madrid bisa menahan hingga penghujung laga, bahkan bisa unggul lebih dulu, trofi perdana Mou bagi Madrid siap digenggam.

Head to head Lima Laga Terakhir Barcelona vs Real Madrid:
16 Apr 2011 (LL) Real Madrid 1-1 Barcelona
29 Nov 2010 (LL) Barcelona 5-0 Real Madrid
10 Apr 2010 (LL) Real Madrid 0-2 Barcelona
29 Nov 2009 (LL) Barcelona 1-0 Real Madrid
03 Mei 2009 (LL) Real Madrid 2-6 Barcelona

Lima pertandingan terakhir Barcelona:
17 Apr 2011 (LL) Real Madrid 1 - 1 Barcelona 
13 Apr 2011 (LC) Shakhtar 0 - 1 Barcelona 
10 Apr 2011 (LL) Barcelona 3 - 1 Almeria
07 Apr 2011 (LC) Barcelona 5 - 1 Shakhtar 
03 Apr 2011 (LL) Villarreal 0 - 1 Barcelona

Lima pertandingan terakhir Real Madrid:

Rekor Copa del Rey:
Barcelona: Juara 25 kali | Runner-up 9 kali
Real Madrid: Juara 17 kali | Runner-up 19 kali

Prediksi susunan dan  formasi pemain Barcelona vs Real Madrid:

Barcelona (4-3-3): 1-Valdes, 21-Adriano, 5-Puyol, 3-Pique, 2-Dani Alves, 8-Iniesta, 14-Mascherano, 6-Xavi, 17-Pedro, 7-Villa, 10-Messi.
Cadangan: 13-Pinto, 19-Maxwell, 29-Gabi Milito, 16-Busquets, 15-Keita, 20-Afellay, 30-Tiago, 11-Jeffren.

Real Madrid (4-3-3): 1-Casillas, 4-S.Ramos, 3-Pepe, 2-Carvalho, 12-Marcelo, 24-Khedira, 14-Xabi Alonso, 10-Lass, 23-Oezil, 6-Adebayor, 7-Ronaldo.
Cadangan: 13-Adan, 19-Garay, 17-Arbeloa, 16-Canales, 22-Di Maria, 8-Kaka, 20-Higuain, 9-Benzema.

Prediksi skor pertandingan Barcelona vs Real Madrid by BolaGoalNet: Real Madrid menang dengan skor 1-2. Pertandingan Barcelona vs Real Madrid disiarkan LIVE di TV One pada tanggal 21 April 2011, pukul 02.30 WIB.

Anda siap dan ingin raih keuntungan dengan menebak skor pertandingan Barcelona vs Real Madrid berdasarkan prediksi diatas. Kami ajak anda untuk join di Arena Tebak Skor Pertandingan Barcelona vs Real Madrid. Arena tebak skor yang membuat anda nyaman dan aman dalam bertransaksi baik saat deposit maupun withdraw. Layanan Costumer Service yang sangat memuaskan siap membantu anda dalam bermain.  Untuk informasi dan panduan, silahkan langsung kontak kami di:


Monday, April 18, 2011

Preview Barcelona vs Real Madrid: Inilah Taktik Mourinho Hadapi Barcelona di "El Clasico" Jilid Final Copa Del Rey 2011

Preview Barcelona vs Real Madrid: Inilah Taktik Mourinho Hadapi Barcelona di "El Clasico" Jilid Final Copa Del Rey 2011. Kartu merah yang diterima Raul Albiol di el clasico weekend lalu mengharuskan bek muda Real Madrid itu absen pada hajatan berikut di Mestalla. Alhasil, Jose Mourinho harus mencari solusi alternatif. Mengacu pada fakta bahwa skema 4-3-3 sukses meredam alur serangan Barca, bisa dipastikan Mou akan kembali menerapkan strategi trio gelandang bertahan.

Opsinya ada dua, Mou bisa mengembalikan Pepe ke fungsi aslinya sebagai bek tengah, lalu memasukkan Lass Diarra di pos defensive midfielder (DM), bersama Xabi Alonso dan Khedira. Bisa juga ia menggeser Serdio Ramos berduet dengan Carvalho di bek tengah lantas memainkan Lass di posisi bek kanan. Toh di musim ini Lass tiga kali tampil di tempat Ramos tersebut.

Sebetulnya ada opsi ketiga, yakni memainkan Garay di palang pintu. Namun, kansnya tipis mengingat bek Argentina ini kerap melakoni blunder. Dalam laga krusial memperebutkan trofi, rasanya terlalu beresiko untuk menjajal Garay.

Perubahan personel yang juga layak diimplementasikan adalah di dipan. Adebayor terbukti lebih punya mental baja daripada Benzema. Oezil juga lebih berkreasi optimal di lini tengah daripada Di Maria, So, jika Mou hendak mengubah, tampaknya bukan pada formasi, tapi lebih ke komposisi inti, dimana Oezil dan Adebayor akan masuk mengisi pos Di Maria dan Benzema. Pun Lass yang mengambil slot Pepe.

Preview Barcelona vs Real Madrid: Puyol Siap Tampil di Partai "El Clasico" Edisi Final Copa Del Rey 2011

Preview Barcelona vs Real Madrid: Puyol Siap Tampil di Partai "El Clasico" Edisi Final Copa Del Rey 2011. Suporter Barcelona sontak khawatir ketika Carles Puyol terpaksa ditandu keluar lapangan saat duel el clasico akhir pekan lalu menginjak menit ke-57. Kambuhnya cedera lutut, yang memaksa sang kapten absen sejak Januari, sudah membayang di pelupuk mata.

Baruntung bagi tim Catalan, cedera Puyol ternyata tak separah dugaan. "Dia hanya mengalami cedera hamstring," kata pelatih Pep Guardiola kepada sejumlah jurnalis Spanyol usai duel.

Pernyataan sang entrenador diperkuat oleh Marca pada keesokan harinya. Harian berbasis ibu kota Spanyol tersebut melansir bahwa Puyol sudah berlatih normal. Begitu juga Adriano, yang ditarik keluar pada menit ke-79 akibat cedera.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa Barcelona siap menampilkan tim yang sama di Final Copa del Rey pada pertengahan pekan ini. Puyol dan Adriano memang menjadi opsi terbaik di pos bek tengah dan kiri Barca saat ini.

Pun dengan Pedro, yang dalam laga weekend seolah tak terlihat hingga akhirnya digantikan oleh Ibrahim Affelay. Barca memerlukan tuah sang pemain yang musim ini sudah menciptakan empat gol di Piala Raja.

Dari segi taktik, Barca akan tetap mengusung permainan menyerang. Itulah satu-satunya cara bermain yang mereka kuasai. "Saya jamin cara bermain kami tidak akan berubah di final nanti," tegas Puyol.

Saturday, April 16, 2011

Prediksi Skor Pertandingan Real Madrid vs Barcelona (La Liga 2010/11)

Prediksi Real Madrid vs Barcelona. Mereka yang biasa terhibur dengan isi tweet Gerard Pique harus menanti hingga 20 hari kedepan untuk kembali menikmati kejahilan bek Barcelona itu. Alasan Pique bakal absen dari dunia luar sepak bola sangat sederhana. Ia ingin memusatkan fokus pada rentetan partai di hadapannya.  

Kebetulan empat dari lima duel mempertemukan Barca dengan Real Madrid. Di awalai el clasico II di ajang La Liga, lalu final Copa del Rey, dan disusul sepasang semifinal Liga Champion. Kemenangan 5-0 di pertemuan pertama seolah tak berbekas dan memang wajib dihapus dari memori pasukan Pep Guardiola.

Setiap el clasico punya arti dan jalan cerita tersendiri. Akhir kisahnya hampir tak pernah bisa ditebak, Baik Madrid maupun Barca bisa terjungkal meski diatas kertas sedang diunggulkan. Garis merahnya adalah kemenangan mental. Tim dengan mentalitas lebih siap yang akan tertawa terakhir. 

Lima bentrokan ke belakang membuktikan Barcelona lebih superior di sektor ini. Yang jelas, lolosnya Madrid ke Final Copa del Rey sekaligus semifinal Liga Champion menegaskan adanya perbaikan mental tim pasca kedatangan Jose Mourinho, meski grafiknya tidak sestabil Barca.

Belum sembuhnya Carles Puyol di barisan defensa Barca secara otomatis mengikis mentalitas Blaurgana. Imbasnya, Sergio Busquets harus mundur ke pos Puyol. Pep semakin pusing karena Javier Mascherano juga terlilit sangsi sehingga posisi gelandang bertahan hanya menyisakan Seydou Keita dan Thiago Alcantara. Terlalu riskan memainkan Gabi Milito lantaran blunder yang kerap dibuatnya. Sementara itu, Keita lebih lepas jika bisa membantu serangan. Thiago? Masih terlalu hijau untuk melakoni el clasico.

Eks personel Barca, Gaizka Mendiera, menilai bahwa kesuksesan  atas Almeria pekan lalu disebabkan kemenangan mental Barca. "Mereka terlihat sangat lelah, tapi mentalitas mereka yang akhirnya membedakan hasil akhir. Tanpa mindset seperti ini, Barca akan sulit menghindari kekalahan di Bernabeu," katanya.

Cristiano Ronaldo ikut angkat bicara. Di satu sisi, sang pichichic Madrid ini mengakui Barca sebagai klub terbaik dunia. Tapi, di sisi lain juga menegaskan bahwa kualitas Madrid sama baiknya. "Pelatih telah menyiapkan strategi berbeda untuk setiap pertemuan melawan Barcelona," tutur CR7, yang akan bahu-membahu bersama Emmanuel Adebayor di lini depan Madrid seperti dikutip situs resmi klub.

Sementara itu pelatih Real Madrid, Jose Mourinho akan menyiapkan timnya untuk bermain dengan 10 pemain melawan Barcelona. "Saya harus mulai menyiapkan latihan dengan 10 pemain. Mereka harus terbiasa bermain dengan 10 pemain," kata Mourinho.

"Saat membawa Chelsea melawan Barca, saya mengakhiri laga dengan 10 pemain. Bersama Inter Milan, saya juga mengakhiri laga dengan 10 pemain. Saya harus menyiapkan tim bermain dengan 10 pemain, karena itu bisa terjadi lagi." tambahnya. 

Rasanya akan sulit bagi Barca untuk bisa menumbangkan Real Madrid di Santiago Bernabeu, ditambah statistik yang menunjukkan Real Madrid sukses meraih 51 kemenangan dan hanya terjegal 14 kali jika bermain di Bernabeu. 

Head to head Real Madrid vs Barcelona:
30 Nov 2010 (LL) Barcelona 5 - 0 Real Madrid
11 Apr 2010 (LL) Real Madrid 0 - 2 Barcelona
30 Nov 2009 (LL) Barcelona 1 - 0 Real Madrid    
03 Mei 2009 (LL) Real Madrid 2 - 6 Barcelona    
14 Des 2008 (LL) Barcelona 2 - 0 Real Madrid

Lima pertandingan terakhir Real Madrid
:
14 Apr 2011 (LC) Tottenham 0 - 1 Real Madrid
09 Apr 2011 (LL) Athletic Bilbao 0 - 3 Real Madrid
06 Apr 2011 (LC) Real Madrid 4 - 0 Tottenham
02 Apr 2011 (LL) Real Madrid 0 - 1 Sporting GijĂłn
20 Mar 2011 (LL) Atlético Madrid 1 - 2 Real Madrid

Lima pertandingan terakhir Barcelona
:
13 Apr 2011 (LC) Shakhtar 0 - 1 Barcelona
10 Apr 2011 (LL) Barcelona 3 - 1 Almeria
07 Apr 2011 (LC) Barcelona 5 - 1 Shakhtar
03 Apr 2011 (LL) Villarreal 0 - 1 Barcelona
20 Mar 2011 (LL) Barcelona 2 - 1 Getafe

Prediksi susunan dan formasi pemain Real Madrid vs Barcelona
:

Real Madrid (4-2-3-1): 1-Casillas, 12-Marcelo, 2-Carvalho, 3-Pepe, 4-S.Ramos, 24-Khedira, 14-X.Alonso, 7-C.Ronaldo, 23-Oezil, 8-Kaka, 20-Higuain.
Cadangan: 25-Dudek, 10-Lass, 22-Di Maria, 18-Albiol, 17-Arbeloa, 21-P.Leon, 16-Canales, 28-Adebayor.


Barcelona (4-3-3): 1-Valdes, 2-Dani Alves, 3-Pique, 16-Busquets, 21-Adriano, 8-Iniesta, 15-Keita, 6-Xavi, 7-Villa, 10-Messi, 17-Pedro Rodriguez.
Cadangan: 13-Pinto, 19-Maxwell, 19-Gabi Milito, 20-Afellay, 30-Thiago, 11-Jeffren, 26-Fontas, 34-Dos Santos.


Prediksi skor hasil pertandingan Real Madrid vs Barcelona by BolaGoalNet: Real Madrid menang dengan  skor 2-1. Pertandingan Real Madrid vs Barcelona disiarkan LIVE di TV ONE pada tanggal 17 April 2011, pukul 03.00 WIB. 


Anda siap dan ingin raih keuntungan dengan menebak skor pertandingan Real Madrid vs Barcelona berdasarkan prediksi diatas. Kami ajak anda untuk join di Arena Tebak Skor Pertandingan Real Madrid vs Barcelona. Arena tebak skor yang membuat anda nyaman dan aman dalam bertransaksi baik saat deposit maupun withdraw. Layanan Costumer Service yang sangat memuaskan siap membantu anda dalam bermain. 


Friday, April 15, 2011

JELANG EL CLASICO JILID DUA LA LIGA 2010/11: Inilah 5 Pemain Yang Menjadi Aktor Penentu Barcelona

JELANG EL CLASICO JILID DUA LA LIGA 2010/11: Inilah 5 Pemain Yang Menjadi Aktor Penentu Barcelona. Bertandang ke markas lawan dengan keunggulan delapan poin membuat Barcelona dalam posisi lebih nyaman. Meski begitu, tetap saja kemenangan harus diraih pada laga el clasico jilid dua ini.

Singkirkan sejenak soal  adu gengsi dengan sang rival abadi. Blaurgana mesti menyasar  tujuan lebih praktis. Kemenangan di duel el clasico akan memperlebar jarak antara kedua tim.

Mengingat usai duel ini hanya tersisa enam partai di kompetisi domestik, raihan poin penuh akan membuat Tim Catalan berpeluang besar mempertahankan gelar juara. Ini saatnya melancarkan pukulan mematikan, strike to kill.
Demi mencapai tujuan tersebut, berikut sejumlah aktor penentu nasib Blaurgana di Santiago Bernabeu pada akhir pekan:

1. VICTOR VALDES

Sukses menjaga kemurnian gawang akan memberikan kepuasan luar biasa bagi Victor Valdes. Apalagi bila rekan-rekannya bisa mencetak gol. Wajar kalau selama ini Valdes selalu berada di bawah bayang-bayang kiper lawan, Iker Casillas. Bahkan sepasang titel El Zamora alias Kiper Terbaik La Liga pada dua musim terakhir tak juga menjadikannya sebagai penjaga gawang utama timnas Spanyol.

2. GERARD PIQUE

Absennya Carles Puyol dan Eric Abidal membuat beban lini belakang ditumpukan pada Gerard Pique. Pendampingnya di jantung pertahanan, antara Sergio Busquets atau Gabriel Milito, masih butuh banyak bimbingan dari Pique.

Eks mantan Manchester United ini juga mesti berpikir ulang bila hendak membantu serangan. Lebih baik Pique fokus pada pertahanan dan menyerahkan urusan mencetak gol pada rekannya di lini depan.

3. XAVI HERNANDEZ

Serangan Barcelona akan selalu berawal dari kaki Xavi. Gelandang berusia 31 tahun ini yang menentukan kapan Tim Catalan bermain cepat atau sedikit menahan tempo. 

Xavi akan leluasa mencari celah bila Madrid menurunkan Sami Khedira di pos gelandang bertahan. Kerja samanya dengan Andre Iniesta terlalu cepat bagi gelandang Madrid asal Jerman itu.

4. LIONEL MESSI

Barcelona menyambangi Santiago Bernabeu di saat tepat. Andalan Los Cules, Lionel Messi sudah menemukan kembali ketajamannya. Ia mencetak tiga gol dalam tiga partai terakhir.

Hanya, Messi mesti hati-hati terhadap permainan keras yang kemungkinan diusung lawan untuk mematikan pergerakannya. Terutama dari bek penjaga asal Portugal, Pepe.

5. DAVID VILLA

Bomber berjulukan El Guaje alias Si Bocah ini sudah menjadi pujian publik Catalan saat mencetak dua gol di el clasico perdanannya. Kemampuan serupa diharapkan kembali terlihat akhir pekan ini.

Lho, bukankah Villa absen membobol gawang lawan dalam sembilan laga pamungkas? "Gol akan datang, yang penting, tim bisa menang," katanya di As.


Baca juga: Prediksi Skor Pertandingan Real Madrid vs Barcelona (La Liga 2010/11)


JELANG EL CLASICO JILID DUA LA LIGA 2010/11: Inilah 5 Pemain Yang Menjadi Aktor Penentu Real Madrid

JELANG EL CLASICO JILID DUA LA LIGA 2010/11: Inilah 5 Pemain Yang Menjadi Aktor Penentu Real Madrid. Madrid tak boleh kalah lagi dari Barcelona di duel el clasico jilid II musim ini, Minggu (17/4). Alasannya sederhana, gagal meraih poin sama artinya dengan menutup peluang tim asuhan Jose Mourinho merebut gelar La Liga edisi 2010/11.

Penikmat sepak bola di seluruh dunia kini menantikan strategi yang bakal diterapkan oleh Mourinho. Akankah dia tetap ngotot bermain terbuka seperti saat kalah 0-5 di pertemuan perdana atau bermain ultradefensif seperti saat menukangi Chelsea dan Inter Milan?

Jika memilih opsi pertama, sang entrenador bakal menurunkan pemain regulernya dalam formasi 4-2-3-1. Sebaliknya, jika ingin memperkuat pertahanan, menurunkan tiga gelandang bertahan sekaligus bisa dilirik sebagai opsi alternatif. 

Terlepas dari strategi mana yang bakal diusung, berikut sejumlah punggawa penentu arah pertandingan di kubu Los Blancos:

1. IKER CASILLAS

Ketangguhan Iker Casillas bakal menemui ujian berat. Karena itu, level konsentrasi harus dijaga penuh  sepanjang pertandingan. Ini tugas berat baginya. Sepanjang La Liga musim ini, sebanyak 15 dari total 22 jumlah gol yang melesak ke gawangnya terjadi di babak ke dua. Penampilan prima sang kapten bakal memberikan rasa nyaman bagi rekan setim.

2. MARCELO

Bek kiri asal Brasil ini harus jeli memilih momen untuk membantu serangan. Salah sedikit saja, posisi yang ditinggalkannya akan menjadi sasaran eksploitasi bek kanan lawan yang hobi naik membantu serangan, Dani Alves.

Tugas Marcelo kian berat bila Pedro atau Lionel Messi turut beroperasi di wilayah jaganya. Bila sukses, kinerja bagusnya akan membuat lawan frustasi.

3. XABI ALONSO

Pemain Basque ini mesti melakoni tugas ekstra. Ia tak hanya kudu jeli menjalankan peran sebagai deep playmaker, tetapi juga membantu Sami Khedira saat bertahan.

Karena tubuh besarnya, Khedira memang akan kewalahan meladeni permainan cepat Barcelona. Hal itu yang membuat Alonso bekerja lebih keras dalam memutus serangan lawan.

4. CRISTIANO RONALDO

Sosok CR7 tak pelak menjadi senjata utama Madrid. Apalagi ia sudah pulih dari cedera paha kiri dan siap tampil maksimal.

Laga ini bakal menjadi ajang penuntasan hasrat baginya. Sejauh ini, Ronaldo sama sekali belum pernah menjebol gawang Barcelona. Pertarungan pribadi dengan Messi juga bisa dijadikan suntikan motivasi.

5. GONZALO HIGUAIN

Mourinho bakal pusing memilih bomber yang bakal diturunkan dalam laga ini. Tiga penyerang Los Merengues dalam kondisi fit, sementara pos yang tersedia hanya satu.

Pilihan terbaik adalah menurunkan Gonzalo Higuain di awal pertandingan. Pemain asal Argentina ini sudah sangat nyetel dengan Ronaldo dan Mesut Oezil.

Thursday, April 14, 2011

Jadwal Laga El Clasico di Bulan April 2011

Jadwal Laga El Clasico di Bulan April 2011. Kemenangan Real Madrid atas Tottenham Hotspur (13/4) sehari setelah Barcelona unggul atas Shakhtar Donetsk dengan skor yang sama (1-0) di leg kedua perempat final Liga Champion 2010/11 menambah bara dalam api duel el clasico musim ini.

Setelah el clasico dipentaskan di Stadion Santiago Bernabeu dalam ajang Primera Division, Sabtu (16/4), duel kedua tim kembali di gelar di Stadion Mestalla empat hari kemudia (20/4). Kali ini tajuknya adalah final Copa del Rey.

UEFA ternyata ingin sekali memanaskan duel klasik antara Real Madrid vs Barcelona di Bulan April. Santiago Bernabeu kembali menggelar el clasico dengan tajuk semifinal pertama Liga Champion pada 27 April 2011.

Berpacu dalam lintasan Primera Division La Liga, memburu mahkota Copa del Rey, dan bertarung memperebutkan tiket final Liga Champion. Bukan kah el clasico kali ini semakin menarik dicermati?

Di panggung Liga Champion, Real Madrid dan Barcelona sudah bertarung sebanyak enam kali dengan keunggulan milik Madrid berkat tiga kemenangan dan dua kali seri.

Terakhir kali el clasico manggung di Liga Champion adalah musim 2001/02. Setelah menang 2-0 di Camp Nou melalui gol Zinedine Zidane dan Steve McManaman, Real Madrid bermain 1-1 di Santiago Bernabeu dan melangkah ke final bertemu Bayern Leverkusen. Madrid meraih gelar Liga Champion mereka yang ke-9 setelah menekuk klub Jerman itu 2-1.

Di panggung Primera Division, duel Minggu besok adalah pertemuan ke-162. Pada duel ke-161, Barcelona tampil perkasa di Camp Nou.

Bagaimana catatan duel di Copa del Rey? Rabu, 20 April 2011, keduanya akan bertemu untuk yang ke-29 kali di ajang kelas dua sepak bola Spanyol tersebut. Barcelona unggul dengan 14 kemenangan berbanding sembilan milik Madrid dan lima kali seri.

Piala Super Spanyol, yang mempertemukan juara La Liga dan Copa del Rey sejak 1982, juga telah menggelar el clasico sebanyak delapan kali. Madrid punya lima kemenangan melawan dua milik Barcelona.

Selain itu, ketika Copa de la Liga digelar tahun 1982 dan ditutup empat tahun kemudian, Madrid dan Barcelona bertarung sebanyak enam kali tanpa pernah ada kemenangan di kubu El Real.

Berikut jadwal Laga El Clasico di Bulan April 2011:
  1. Minggu, 16 April 2011 di Santiago Bernabeu dalam ajang La Liga Jornada ke-32
  2. Kamis, 21 April 2011 di Stadion Mestalla dalam ajang Final Copa del Rey.
  3. Kamis, 27 April 2011 di Santiago Bernabeu dalam ajang Leg Pertama Semifinal Liga Champion.

6 Laga El Clasico Yang Dianggap Punya Nilai Sejarah

6 Laga El Clasico Yang Dianggap Punya Nilai Sejarah. Dalam kurun 18 hari ke depan Real Madrid dan Barcelona akan berhadapan sebanyak empat kali. Dengan telah ada ratusan pertandingan antara keduanya, ada beberapa laga El Clasico yang dianggap punya nilai sejarah.

Serial El Clasico dalam 18 hari ke depan tersebut akan dimulai akhir pekan ini saat Santiago Bernabeu menghelat laga Liga Spanyol pekan 32.

Dua klub yang sudah jadi musuh bebuyutan tersebut kemudian akan mentas di Mestalla untuk memperebutkan trofi Copa del Rey pada 20 April. Dua pertemuan lainnya adalah di semifinal Liga Champions yang akan dihelat pada 27 April (Bernabeu) dan 3 Mei (Camp Nou).

Jika ditotal sejak kedua tim tersebut berhadapan untuk kali pertama pada lebih dari 100 tahun lalu, ada 209 laga telah tercatat. Beberapa di antaranya menghasilkan pertandingan yang banyak dikenang, dan berikut beberapa di antaranya sebagaimana dikutip dari Reuters.

1. 13 Mei 1902, Real Madrid 1 - 3 Barcelona 

Barcelona menyulut apa yang kemudian disebut sebagai salah satu akar rivalitas dengan Real Madrid. Dalam laga yang menandai penobatan Raja Alfonso XIII di Estadio Hipodromo, Barca memetik kemenangan dengan skor 3-1. Joan Gamper, yang mendirikan Barca tiga tahun sebelumnya, ikut mencetak satu gol kemenangan tim tamu.

2. 21 Juni 1936, Real Madrid 2 - 1 Barcelona 

Inilah momen di mana Madrid memenangi laga pertama kontra Barcelona di final Piala Spanyol. Dua bulan setelah laga tersebut pecah perang sipil di Spanyol. Dengan negara terpecah, Presiden Barcelona Josep Sunyol kemudian dibunuh oleh pasukan Francisco Franco (jenderal pemimpin Spanyol saat itu). Akibat perang sipil tersebut, di tahun yang sama banyak pemain Barcelona menolak pulang setelah menjalani tur ke Meksiko.

3. 23 November 1960, Barcelona 2 - 1 Real Madrid
 

Real Madrid sukses merajai Eropa dengan menjuarai Liga Champions antara tahun 1956 sampai 1960. Namun dominasi El Real terhenti justru oleh Barcelona di musim 1960/61. Saling berhadapan di babak 16 besar, Barcelona berhasil mengimbangi Madrid 2-2 di Bernabeu sebelum menang 2-1 di Camp Nou.

4. 20 Januari 1994, Barcelona 5 - 0 Real Madrid

Di bawah arahan Johan Cruyff Barcelona berhasil menaklukkan Eropa di tahun 1992, dan The Catalans juga sukses menunjukkan dominasinya atas Real Madrid di sepanjang awal 1990-an. Salah satu kemenangan terbesar yang didapat pada periode itu adalah dengan skor 5-0 di Camp Nou, lewat gol-gol yang dilesakkan Romario (3 gol), Ronald Koeman dan Ivan Iglesias.

5. 2 Mei 2009, Real Madrid 2 - 6 Barcelona 

Kemenangan terbesar Barcelona di Bernabeu tercatat dengan skor 5-0 pada Februari 1974, di mana Joham Cruyff masih bermain saat itu. Namun di era sepakbola modern sukses terbesar Barca mempermalukan Los Merengues terjadi pada 2 Mei 2009 saat mereka menggasak tuan rumah dengan 2-6. Kemenangan mutlak tersebut menyempurnakan sukses Barca yang meraih treble winners di musim tersebut.

Thierry Henry, Lionel Messi (dua gol), Carles Puyol dan Gerard Pique menjadi pencetak gol Barcelona dalam laga tersebut. Puyol merayakan gol yang dilesakkannya dengan sangat emosional, melepas ban kapten di lengan dan mencium ban yang merupakan warna bendera Katalan.

6. 29 November 2010, Barcelona 5 - 0 Real Madrid
 

Real Madrid datang ke Nou Camp dengan kekuatan luar biasa sebagai hasil belanja besar-besaran di musim panas. Namun bahkan Jose Mourinho tak bisa menghindarkan El Real dari malu saat Xavi Hernandez, Pedro Rodriguez, David Villa (dua gol) dan Jeffren bergantian menjebol gawang Iker Casillas. Dari sinilah kemudian mulai muncul istilah "La Manita" atau "tangan kecil", yang merujuk pada selebrasi fans Barca yang mengangkat tangan ke udara dengan seluruh jari terbuka menandakan kemenangan 5-0.

Preview Real Madrid vs Barcelona: Head to Head Laga El Clasico Di Semua Ajang

Preview Real Madrid vs Barcelona: Head to Head Laga El Clasico Di Semua Ajang. Selama dua musim terakhir, Barcelona sukses merajai El Clasico dengan melakukan sapu bersih atas Real Madrid di Santiago Bernabeu maupun Camp Nou. Kali ini dengan kehadiran Jose Mourinho sebagai pelatih Los Blancos, skuad besutan Pep Guardiola berpeluang mengulang catatan clean sweep tersebut untuk ketiga kalinya.

Telah diketahui, tidak semua El Clasico berlangsung ketat dengan selisih skor tipis. Contohnya pada akhir musim 2008/09, Barcelona pulang dengan kepala tegak. Mereka membombardir gawang Iker Casillas sehingga Real Madrid harus rela kebobolan setengah lusin gol di hadapan publik sendiri.

Sebelumnya, pada 19 November 2005, Madrid juga dipermalukan Barca dengan tiga gol tanpa balas. Madrid boleh unggul secara head-to-head, namun perlahan Barcelona menyusul.

Dan siapa yang dapat melupakan pertemuan terakhir kedua tim? Debut El Clasico berakhir menyakitkan buat "The Special One" ketika timnya dipecundangi Blaugrana di Camp Nou lima gol tanpa balas.

Namun dalam urusan mencetak gol, Real Madrid masih unggul atas Barcelona. Sebanyak 262 gol dicetak Real Madrid ke gawang Barcelona. Sebaliknya, Barcelona membobol gawang Madrid 250 kali.

El Clasico kali ini menjadi menarik karena kedua tim sedang dalam performa puncak dan dipastikan kembali bertemu di semi-final Liga Champions 2010/11. Mengacu pada lima pertandingan terakhir masing-masing tim, Barca selalu memetik hasil sempurna.

Kedua tim pasti menurunkan skuad terbaik mereka, sehingga duel El Clasico pada Minggu (17/4) dinihari WIB akan sulit ditebak hasilnya. Memang secara matematis, Real Madrid masih berpeluang merebut gelar juara musim ini. Jika Real Madrid mampu menaklukkan Barcelona di hadapan publik Santiago BernabĂ©u, berarti keunggulan Blaugrana di puncak klasemen sementara La Liga bakal tercukur menjadi lima poin. 

Head to Head Lima Pertemuan Terakhir:
29/11/2010: Barcelona 5-0 Real Madrid
11/04/2010: Real Madrid 0-2 Barcelona
30/11/2009: Barcelona 1-0 Real Madrid
03/05/2009: Real Madrid 2-6 Barcelona
14/12/2008: Barcelona 2-0 Real Madrid

Total Head-To-Head El Clasico di La Liga
:
Kemenangan Real Madrid: 68
Kemenangan FC Barcelona: 63
Imbang: 30
Total Pertandingan: 161

Head-To-Head El Clasico di Piala Spanyol / Copa Del Rey
:
Kemenangan Real Madrid: 9
Kemenangan FC Barcelona: 14
Imbang: 5
Total Pertandingan: 28

Head-To-Head El Clasico di Piala Liga
:
Kemenangan Real Madrid: 0
Kemenangan FC Barcelona: 2
Imbang: 4
Total Pertandingan: 6

Head-To-Head El Clasico di Piala Super Spanyol
:
Kemenangan Real Madrid: 5
Kemenangan FC Barcelona: 2
Imbang : 1
Total Pertandingan: 8

Head-To-Head El Clasico di Piala Eropa / Liga Champions
Kemenangan Real Madrid: 3
Kemenangan FC Barcelona: 1
Imbang: 2
Total Pertandingan: 6